|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Menjelang persiapan keberangkatan menuju Armuzna, kabar duka datang dari Tanah Suci. Salah seorang jemaah haji asal Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 18 dilaporkan wafat di Kota Makkah, Senin (25/5/2026).
Jemaah atas nama Zul Kanedi meninggal dunia pada pukul 21.47 WAS. Informasi tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon.
“Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah Subhanahu wa Ta’ala dan diampuni segala dosanya,” ujar Defizon.
Jemaah berusia 52 tahun dengan nomor porsi 0400103264 tersebut berasal dari Kota Pekanbaru.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya jemaah haji asal Riau tersebut.
“Saya atas nama pribadi dan instansi menyampaikan duka cita atas meninggalnya Zul Kanedi. Semoga almarhum ditempatkan bersama orang-orang pilihan Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Defizon menegaskan bahwa pemerintah akan menyelesaikan seluruh hak-hak jemaah yang wafat di Tanah Suci, termasuk pelaksanaan badal haji.
“Kementerian Haji berkomitmen menyelesaikan hak-hak jemaah haji yang telah wafat di Tanah Suci, termasuk pelaksanaan badal hajinya,” tambah Defizon.
Defizon juga menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah jemaah haji Provinsi Riau yang wafat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H / 2026 M tercatat sebanyak tujuh orang.
“Hingga saat ini, tujuh jemaah haji Riau wafat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H / 2026 M, dengan rincian satu orang wafat di Madinah, tiga orang di Makkah, dua orang di Batam, dan satu orang di daerah,” jelasnya.
Sementara itu, lanjut Defizon, saat ini jemaah haji Provinsi Riau tengah melakukan berbagai persiapan untuk diberangkatkan menuju Arafah dalam rangka pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna.
Petugas kloter melaporkan bahwa pihaknya telah melaksanakan pemantapan persiapan Armuzna kepada seluruh jemaah. Insya Allah, jemaah akan diberangkatkan pada 8 Zulhijjah pukul 07.00 WAS.
Selain itu, petugas kloter juga telah menjelaskan skema keberangkatan menggunakan tujuh bus, skema murur bagi jemaah lansia, serta skema tanazul.
Secara umum, kondisi jemaah dilaporkan dalam keadaan sehat dan tetap melaksanakan ibadah salat di mushala hotel maupun masjid sekitar hotel.
Petugas juga telah memberikan penjelasan mengenai kelengkapan tenda Armuzna beserta fasilitas yang tersedia.
Pemerintah berharap seluruh jemaah haji Provinsi Riau diberikan kesehatan, kelancaran, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan selamat dan memperoleh haji yang mabrur.
Adapun jemaah yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji :Dawanus Mahmud Muhammad Jemaah BTH 05 Wafat di Madinah, Marati Kasmuri Usman Jemaah BTH 09 dari Bengkalis Wafat di Makkah, Baharuddin Sidi Biditek jemaah BTH 10 asal Pekanbaru wafat di Makkah, Zul Kanedi Jemaah BTH 18 Wafat di Makkah, Azhari Hasan Ahmad, Jemaah BTH dari Kampar Wafat di Batam. Kemudian Meri Aganmar Jemaah BTH 04 wafat di Batam, Ngadiem Arjo Wiyono Jemaah BTH 8.*