|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU -Suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Rabu (27/5/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, halaman lapas dipenuhi aktivitas pegawai dan warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk merayakan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Gema takbir berkumandang di lingkungan lapas saat pegawai dan warga binaan melaksanakan Salat Iduladha berjemaah. Usai salat, suasana langsung berubah sibuk.
Sejumlah warga binaan bersama petugas mulai mempersiapkan proses penyembelihan hewan kurban.
Sebanyak 14 ekor hewan kurban terdiri dari 9 ekor sapi dan lima ekor kambing disembelih pada Iduladha tahun ini. Salah satu sapi bahkan memiliki bobot mencapai sekitar 500 kilogram, sementara sapi lainnya rata-rata berbobot antara 100 hingga 200 kilogram.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, serta Kepala Bidang Tata Usaha, Lukman.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, mengatakan kegiatan kurban tahun ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan nilai kepedulian dan kebersamaan di lingkungan lapas.
“Ini menjadi berkah luar biasa bagi kami karena sebagian besar warga binaan masih menyisihkan rezekinya untuk berkurban,” ujar Yusup.
Sebanyak 68 orang tercatat sebagai peserta kurban. Menurut Yusup, partisipasi warga binaan dalam ibadah kurban menunjukkan masih tumbuhnya semangat berbagi meski berada dalam keterbatasan.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak lapas membentuk panitia kurban berjumlah 70 orang yang terdiri dari pegawai dan warga binaan.
Warga binaan yang dilibatkan berasal dari blok santri dan kelompok pramuka binaan yang telah dipilih serta mendapatkan pelatihan khusus.
“Mereka memang dipilih dan dilatih untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban hingga pembagian daging,” katanya.
Di lokasi penyembelihan, suasana gotong royong terlihat begitu kuat. Sebagian warga binaan membantu proses pemotongan daging, sementara lainnya menyiapkan distribusi.
Daging kurban tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi warga binaan di dalam lapas, tetapi juga akan didistribusikan ke Lapas Perempuan Pekanbaru, Lapas Anak di Rumbai, masyarakat sekitar lapas, hingga keluarga narapidana yang tinggal di sekitar lingkungan lapas.
“Ini bentuk kepedulian kami agar kebahagiaan Idul Adha juga dirasakan masyarakat sekitar,” ujar Yusup.
Sementara itu, layanan kunjungan keluarga pada Hari Raya Iduladha ditiadakan sementara karena seluruh petugas difokuskan untuk pelaksanaan kegiatan kurban yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.*