|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

DUMAI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Kota Dumai sukses melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) VIII yang digelar di Grand Zuri Hotel Dumai, Ahad (7/6/2026).
Mengusung tema "Penguatan Konsolidasi Organisasi Dalam Peningkatan Kontribusi Dakwah di Dumai Kota Idaman Lebih Bermartabat", kegiatan tersebut menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat daerah untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta menentukan arah kebijakan organisasi lima tahun ke depan.
Musda VIII dihadiri oleh pengurus dan anggota MDI Kota Dumai dengan agenda utama penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya, pemilihan komisi sidang, serta pemilihan Ketua DPD MDI Kota Dumai periode 2025–2030.
Sekretaris Umum DPD MDI Kota Dumai, Ustadz Rio Ridafta, mengatakan seluruh rangkaian persidangan berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.
"Setelah seluruh tahapan persidangan dilaksanakan sesuai tata tertib Musda, peserta secara aklamasi menetapkan kembali H. Afrilagan, SH., M.Si., sebagai Ketua Umum DPD Majelis Dakwah Islamiyah Kota Dumai periode 2025–2030," ujar Rio Ridafta.
Keputusan aklamasi tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan peserta Musda terhadap kepemimpinan H. Afrilagan dalam mengembangkan organisasi dan memperkuat peran dakwah Islam di Kota Dumai.
Dalam sambutannya, H. Afrilagan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas amanah yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa upaya membesarkan MDI Kota Dumai merupakan tanggung jawab bersama seluruh pengurus dan anggota organisasi.
Menurutnya, MDI harus terus hadir sebagai wadah dakwah yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui program-program yang menyentuh langsung kehidupan umat.
"Ke depan, dakwah yang dilakukan MDI harus semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dakwah tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus mampu menyentuh dan menggugah kesadaran umat menuju kehidupan yang lebih baik," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam serta memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Dumai dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
"Kami berharap MDI dapat terus berkolaborasi dengan seluruh elemen umat, termasuk ormas Islam dan Pemerintah Kota Dumai, dalam mewujudkan Dumai yang madani, religius, bermartabat, serta penuh keberkahan," tambahnya.
Melalui pelaksanaan Musda VIII ini, DPD MDI Kota Dumai diharapkan semakin solid dalam memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi dakwah yang konstruktif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Dengan terpilihnya kembali H. Afrilagan sebagai Ketua Umum periode 2025–2030, MDI Kota Dumai optimistis dapat terus memperluas peran dan kontribusinya dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis serta mendukung terwujudnya Dumai sebagai Kota Idaman yang lebih bermartabat. (*)