Jun 2026
09

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
69 Jembatan Selesai Dibangun, Brimob Polda Riau Perkuat Akses dan Konektivitas Warga Pedesaan
nasional | Selasa, 9 Juni 2026 | 16:07:35 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda N

PEKANBARU — Satuan Tugas (Satgas) Darurat Pembangunan dan Renovasi Jembatan Tahap II Polda Riau mencatat sebanyak 69 jembatan telah rampung dibangun dan direnovasi di berbagai wilayah Provinsi Riau.

Pembangunan ini dilakukan untuk memperkuat akses masyarakat pedesaan sekaligus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Kapolri, serta Kapolda Riau terkait percepatan penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi.

Baca :

Selasa (9/6/2026), personel gabungan dari Satbrimob Polda Riau, Ditsamapta Polda Riau, dan Ditpolairud Polda Riau kembali melaksanakan pembangunan dan renovasi jembatan yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau.

Hingga saat ini, selain 69 jembatan yang telah selesai, tercatat 11 jembatan masih dalam tahap pengerjaan dengan progres yang terus berjalan, serta tiga jembatan dalam tahap persiapan pembangunan.

Sejumlah titik pekerjaan juga telah memasuki tahap akhir, meliputi penyelesaian konstruksi, pengecatan, pemasangan pagar pengaman, hingga penyambungan badan jalan menuju jembatan.

Jembatan-jembatan yang telah selesai kini dimanfaatkan masyarakat sebagai akses vital menuju sekolah, lahan pertanian, perkebunan, rumah ibadah, permukiman warga, serta pusat kegiatan ekonomi.

Kehadiran infrastruktur tersebut disebut turut memangkas jarak tempuh dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di wilayah pedesaan.

Program ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kemudahan akses pendidikan, layanan kesehatan, serta penguatan aktivitas ekonomi lokal.

Komandan Satuan Brimob (Dansat Brimob) Polda Riau, Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyatakan bahwa program tersebut merupakan wujud kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di daerah yang masih mengalami keterbatasan infrastruktur.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jembatan memiliki dampak langsung terhadap mobilitas warga, termasuk akses anak-anak ke sekolah, distribusi hasil pertanian, hingga pelayanan kesehatan.

“Pembangunan jembatan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang membuka akses kehidupan masyarakat. Mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan gotong royong berbagai pihak. Polda Riau berkomitmen untuk terus melanjutkan program serupa sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.*

Terbaru
Artikel Popular
1
5
politik
DKPP Terima 765 Aduan Pelanggaran Etik...
Selasa, 21 April 2026 | 20:10:00 WIB
hukum
Nasional