|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) akan menggelar berbagai acara untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Acara puncak akan dilaksanakan di Sekretariat IKJR di Pendopo Amarta Puri, Jalan Soekarno Hatta Kav. 169 Kota Pekanbaru, pada Senin (15/6) malam.
Berdasarkan Kalender Hijriah yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.
Tahun Baru Islam 1 Muharram menjadi momen yang dinantikan umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan melakukan refleksi diri.
Pergantian tahun Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan kalender, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Di Indonesia, penyambutan 1 Muharram tidak hanya berisi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat.
Tradisi menyambut 1 Muharram di Indonesia berkembang menjadi tradisi yang berpadu dengan nilai-nilai budaya lokal. Berbagai daerah memiliki cara khas dalam menyambut datangnya 1 Muharram yang terus dijaga dan dilestarikan hingga saat ini.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKJR periode 2026-2031 terpilih Drs H Kampriwoto mengatakan, IKJR telah menyiapkan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut 1 Muharram 1448 H.
"Kita sebagai orang Muslim menyambut 1 Muharram atau kalau di Jawa juga dikenal dengan malam 1 Suro, IKJR mengadakan renungan yang diawali dengan pengajian dilanjutkan pagelaran seni dan ditutup dengan tausyiah dan doa," ujarnya kepada Metro Riau, Minggu (14/6) malam.
Selain itu, IKJR juga mengelar bazar khusus untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). "Acara dilaksanakan di Sekretariat IKJR di Pendopo Amarta Puri, Jalan Soekarno Hatta Kav. 169 Pekanbaru," tuturnya.
Sementara itu, ada sebanyak 18 grup kesenian yang mendukung terlaksananya gelar budaya pada Senin malam. Belasan grup kesenian itu adalah Turonggo Manis Budoyo, Putro Singo Budoyo, Satriyo Pronodjoyo, Krido Turonggo Mulyo, Turonggo Seto Original, Singo Puteh Lohdoyo, Purwo Budoyo Remojo, Tritunggal Remaja, Setio Condro Birowo, Turonggo Sejati Budoyo, Nutuh Turonggo Budoyo, Rogo Putro Kencono, Nogo Mulyo Sejati, Turonggo Seto, Lestari Budoyo, Turonggo Agung Budoyo, Sumatra Karyo Budoyo, dan Putro Buto Manggolo.
Adapun dari 18 grup kesenian tersebut, dua di antaranya akan tampil pada gelar budaya yang diadakan IKJR pada Senin malam.*