|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau resmi membuka ajang Karya Riau Bertuah (KRB) 2026 di Mall Living World Pekanbaru, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 5 Juli 2026 ini menjadi wadah promosi produk unggulan UMKM sekaligus memperkuat digitalisasi sistem pembayaran di Bumi Lancang Kuning.
Mengusung tema "Harmoni Khazanah Bumi Lancang Kuning", KRB 2026 menghadirkan 50 UMKM binaan Bank Indonesia dari berbagai kabupaten dan kota di Riau. Beragam produk unggulan dipamerkan, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, hingga kriya.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menegaskan bahwa penguatan UMKM, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, serta ekonomi dan keuangan syariah merupakan fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
"Penguatan UMKM, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, serta ekonomi dan keuangan syariah merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Indonesia juga menempatkan digitalisasi sebagai fokus utama melalui pencanangan program "Provinsi Riau Siap QRIS Tap". Program tersebut akan diimplementasikan secara bertahap di berbagai wilayah di Provinsi Riau guna mempercepat adopsi transaksi pembayaran digital.
Secara nasional, Bank Indonesia menargetkan tercapainya 17 miliar transaksi QRIS dengan 70 juta pengguna dan 47 juta merchant sebagai bagian dari percepatan transformasi ekonomi digital.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Panji Achmad, mengatakan KRB 2026 tidak hanya menghadirkan pameran UMKM, tetapi juga berbagai kegiatan edukatif dan kompetisi yang melibatkan masyarakat.
"Selain pameran, ada talkshow pengembangan UMKM, edukasi kebanksentralan, dan kampanye olahan pangan lokal melalui live cooking," kata Panji.
Sejumlah agenda menarik turut memeriahkan KRB 2026, di antaranya kompetisi barista bertajuk Coffeetition, kompetisi membatik khas Riau, talkshow pengembangan UMKM, hingga kampanye pemanfaatan pangan lokal.
Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi, yang hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, memberikan apresiasi atas konsistensi Bank Indonesia dalam mendorong kemajuan UMKM di daerah.
Menurutnya, Karya Riau Bertuah telah menjadi ruang kolaborasi yang mampu mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekonomi kreatif.
"Gelaran KRB 2026 merefleksikan semangat kolaborasi yang memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk bersinergi mengembangkan ekonomi kreatif," ujarnya.
Melalui penyelenggaraan KRB 2026, Bank Indonesia berharap produk-produk unggulan UMKM Riau semakin dikenal luas, mampu menembus pasar yang lebih besar, sekaligus mempercepat transformasi digital di sektor perdagangan dan ekonomi kreatif di Provinsi Riau."