Jul 2026
10

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
HKI Kebut Proyek Tol Lingkar Pekanbaru
pekanbaru | Rabu, 8 Juli 2026 | 19:29:55 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rivo

PEKANBARU - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus mempercepat pembangunan Proyek Tol Lingkar Pekanbaru dengan mengandalkan teknologi konstruksi berbasis digital. Berbagai inovasi diterapkan untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan transparansi dalam setiap tahapan pekerjaan.

Hingga akhir Juni 2026, progres pembangunan jalan tol tersebut telah mencapai 77 persen. HKI menargetkan proyek strategis ini rampung pada Februari 2027.

Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, mengatakan transformasi digital menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan proyek. Menurutnya, teknologi yang diterapkan tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan di lapangan, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan proyek secara menyeluruh.

Baca :

"Implementasi teknologi dimulai sejak tahap perencanaan melalui Building Information Modeling (BIM). Teknologi ini tidak hanya digunakan sebagai media visualisasi tiga dimensi, tetapi juga terintegrasi mulai dari 2D, 3D, 4D, 5D hingga 7D," ujar Resnu, Rabu (8/7/2026).

Ia menjelaskan, melalui satu model digital yang saling terhubung, seluruh informasi proyek mulai dari gambar teknik, tahapan konstruksi, estimasi biaya, hingga data aset dapat dikelola secara lebih efektif.

"Sistem tersebut juga memudahkan koordinasi antar tim, mempercepat deteksi potensi konflik desain, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat," bebernya.

Selain BIM, HKI juga menerapkan Common Data Environment (CDE) sebagai pusat pengelolaan dokumen proyek. Melalui platform digital ini, seluruh gambar kerja, dokumen, revisi, hingga hasil koordinasi dapat diakses secara real-time sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Dengan sistem tersebut, seluruh tim proyek bekerja menggunakan data yang sama dan selalu diperbarui, sehingga meminimalkan kesalahan komunikasi sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Di sisi lain, HKI memanfaatkan teknologi Digital Survey berbasis fotogrametri drone untuk mendukung pekerjaan di lapangan. Teknologi ini digunakan untuk melakukan pengukuran dan verifikasi progres pekerjaan timbunan secara cepat, akurat, dan terdokumentasi. Data hasil pemetaan drone juga menjadi dasar dalam perhitungan volume pekerjaan serta penyusunan progres pembayaran yang lebih objektif.

Resnu menambahkan, integrasi antara BIM, CDE, dan Digital Survey membentuk ekosistem digital yang saling terhubung. Data hasil survei lapangan dapat langsung divalidasi dengan model BIM, sementara seluruh dokumen pendukung tersimpan dalam CDE sehingga mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

"Integrasi ini menciptakan alur kerja yang lebih efisien, meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, serta memperkuat koordinasi pada setiap tahapan proyek," jelasnya.

Melalui penerapan berbagai inovasi digital tersebut, HKI terus mendorong budaya kerja yang adaptif, produktif, dan berbasis data. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas konstruksi, efektivitas tata kelola proyek, serta memperkuat penerapan konsep smart construction dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Dengan progres yang terus meningkat, Proyek Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan dapat selesai sesuai target pada Februari 2027 dan menjadi infrastruktur penting yang mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.*
 

Terbaru
华 闻
HPT Rohil Rayakan HUT ke-22 dan Lantik...
Minggu, 5 Juli 2026 | 14:40:09 WIB
Enam Tatung Meriahkan HUT Dewa Oho Thua Jiong...
Sabtu, 4 Juli 2026 | 15:52:46 WIB
Andrie Djaja Kembali Pimpin FOBI...
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:36:14 WIB
Artikel Popular
1
2
politik
Legislator Dorong Meranti Masuk RUU Daerah...
Kamis, 9 Juli 2026 | 20:30:06 WIB
hukum
Nasional