Jul 2026
10

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Terlilit Utang, Pria di Meranti Rekayasa Jadi Korban Begal
meranti | Kamis, 9 Juli 2026 | 20:01:27 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : ali

SELATPANJANG - Kabar dugaan aksi begal yang sempat menghebohkan masyarakat Selatpanjang akhirnya terungkap sebagai cerita bohong. Seorang pria bernama Zulkifli (39), warga Desa Bokor, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, mengaku menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) hanya untuk menutupi persoalan utang yang membelit dirinya.

Peristiwa yang sempat membuat warga resah terjadi pada Rabu (8/7/2026) sore. Informasi yang beredar menyebutkan seorang pria menjadi korban begal di Jalan Merdeka Gang Sahabat, tepatnya di kawasan bekas bangunan Bioskop Megah, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi.

Laporan tersebut langsung mendapat perhatian aparat kepolisian. Personel Polsek Tebing Tinggi bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan berbagai keterangan untuk memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya.

Baca :

Namun, hasil penyelidikan justru mengungkap fakta berbeda. Polisi memastikan tidak pernah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana yang sempat dikabarkan.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, S.H., M.H., mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana begal maupun pencurian dengan kekerasan.

"Dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggota, kami memastikan bahwa informasi dugaan begal tersebut tidak benar. Tidak ditemukan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana yang sempat dilaporkan," ujar AKP J.A. Lubis.

Menurutnya, peristiwa yang semula diklaim terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di kawasan eks Bioskop Megah itu ternyata hanyalah cerita yang direkayasa sendiri oleh Zulkifli.

Fakta tersebut terungkap setelah polisi melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap yang bersangkutan serta mencocokkan keterangan dengan hasil penyelidikan di lokasi kejadian. Dari serangkaian pemeriksaan itu, akhirnya Zulkifli mengakui bahwa dirinya sengaja mengarang cerita menjadi korban begal.

Belakangan diketahui, alasan di balik kebohongan tersebut berawal dari tekanan ekonomi. Zulkifli mengaku terlilit utang, sehingga nekat menciptakan skenario seolah-olah uang miliknya hilang akibat dirampas pelaku begal.

Pengakuan itu sekaligus mengakhiri spekulasi yang sempat berkembang di tengah masyarakat terkait maraknya aksi kriminal jalanan di Selatpanjang.*

Terbaru
华 闻
HPT Rohil Rayakan HUT ke-22 dan Lantik...
Minggu, 5 Juli 2026 | 14:40:09 WIB
Enam Tatung Meriahkan HUT Dewa Oho Thua Jiong...
Sabtu, 4 Juli 2026 | 15:52:46 WIB
Andrie Djaja Kembali Pimpin FOBI...
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:36:14 WIB
Artikel Popular
1
2
politik
Legislator Dorong Meranti Masuk RUU Daerah...
Kamis, 9 Juli 2026 | 20:30:06 WIB
hukum
Nasional