|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||
.jpg)
PEKANBARU – Personel Satuan Brimob Polda Riau tidak hanya mengawal kelancaran pelaksanaan Riau Bhayangkara Run 2026, tetapi juga turun langsung membersihkan sampah di sepanjang area kegiatan usai belasan ribu pelari menyelesaikan perlombaan, Minggu (19/7/2026).
Aksi tersebut menjadi wujud nyata implementasi program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.
Sejak pagi, personel Brimob disiagakan untuk mengamankan jalannya event lari terbesar di Sumatra itu. Setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir, mereka kembali bergerak dengan memungut sampah yang berserakan di sekitar lokasi acara dan sepanjang rute perlombaan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengajak masyarakat menjaga ruang publik tetap bersih setelah digunakan untuk kegiatan berskala besar.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, mengatakan tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami tidak hanya hadir untuk melaksanakan pengamanan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. Aksi membersihkan sampah ini merupakan wujud nyata dukungan Satuan Brimob Polda Riau terhadap program Green Policing yang dicanangkan Bapak Kapolda Riau," ujar Ketut.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus menginspirasi masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama setelah mengikuti kegiatan yang melibatkan banyak orang.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Lingkungan yang bersih merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.
Riau Bhayangkara Run 2026 sendiri diikuti 15.080 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, kegiatan ini juga mengusung tema "Run with Purpose, Move Forward with Riau" dengan membawa kampanye Riau Lawan Karhutla serta implementasi Green Policing.
Melalui konsep tersebut, Polda Riau mengajak masyarakat tidak hanya menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta perlindungan satwa liar dan ekosistemnya.
Kehadiran personel Brimob dalam pengamanan sekaligus aksi bersih-bersih menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai Presisi, humanis, dan peduli lingkungan.
Aksi sederhana memungut sampah usai kegiatan menjadi pesan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dari langkah kaki di lintasan lari hingga langkah nyata membersihkan ruang publik, semangat Green Policing terus digaungkan Polda Riau sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat dan li+ngkungan yang lestari.*