|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat langkah penanganan banjir yang kerap menggenangi Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan RS Awal Bros Pekanbaru. Penanganan dilakukan melalui pembangunan sistem drainase terpadu dengan pembagian tugas sesuai kewenangan masing-masing pemerintah.
Kesepakatan dibahas dalam Rapat Penanganan Banjir Kota Pekanbaru yang dipimpin langsung Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Kantor Gubernur Riau, Selasa (21/7/2026).
Dalam rapat disepakati pembangunan box culvert, yakni saluran air tertutup berbahan beton berbentuk kotak yang dirancang untuk memperlancar aliran drainase di kawasan rawan genangan tersebut.
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menjelaskan Pemprov Riau akan bertanggung jawab membangun box culvert yang melintasi Jalan Jenderal Sudirman. Sementara itu, Pemko Pekanbaru akan membangun saluran pembuangan yang menghubungkan drainase tersebut hingga ke sungai sebagai muara aliran air.
"Hari ini, kita rapat untuk mengantisipasi banjir di Jalan Sudirman. Kita akan membuat boks dan parit agar airnya tidak berkumpul yang menyebabkan banjir. Pembuatan boks yang melintasi Jalan Sudirman menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Riau, sedangkan saluran pembuangan menuju sungainya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Pekanbaru," ujar SF Hariyanto.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis agar persoalan banjir yang telah lama dikeluhkan masyarakat dapat ditangani secara menyeluruh, bukan sekadar mengatasi genangan sementara.
Berdasarkan hasil kajian, banjir di kawasan depan RS Awal Bros dipicu oleh kondisi topografi yang lebih rendah dibandingkan kawasan di sekitarnya. Sementara area sekitar Gedung DPRD Riau memiliki elevasi lebih tinggi, sehingga air hujan terkumpul di satu titik dan sulit mengalir keluar.
Kondisi tersebut semakin diperparah karena aliran air menuju saluran pembuangan di Jalan Imam Munandar belum berjalan optimal. Akibatnya, saat hujan dengan intensitas tinggi, genangan cepat terbentuk dan kerap mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas masyarakat.
"Untuk mempercepat penyelesaian masalah tersebut, kita (Pemprov Riau) menargetkan pekerjaan fisik pembangunan box culvert mulai dilaksanakan pada akhir Juli," tuturnya.
SF Hariyanto berharap pembangunan infrastruktur drainase tersebut mampu meningkatkan kapasitas aliran air, mengurangi risiko banjir di Jalan Jenderal Sudirman, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintasi salah satu ruas jalan utama di Kota Pekanbaru.*