|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU – Tepian Sungai Siak di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru, tampak lebih semarak dari biasanya, Sabtu (1/8/2026). Anak-anak berdiri berjajar sambil mengibarkan bendera Merah Putih.
Sementara ratusan warga memadati lokasi pelayanan kesehatan dan pembagian bantuan sosial dalam rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 yang digelar Polda Riau.
Okura menjadi titik awal perjalanan ekspedisi yang digagas Polda Riau sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rangkaian kegiatan dipimpin Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa. Berbagai layanan diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian 1.000 paket sembako, 1.000 bendera Merah Putih, bantuan perlengkapan olahraga, hingga penyaluran bibit pohon alpukat dan durian.
Sebelumnya, seluruh tim ekspedisi dilepas langsung Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan dari Mapolda Riau.
Tak hanya menghadirkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara aparat dan masyarakat. Tokoh adat, pemuka agama, perangkat kelurahan, hingga perwakilan pemuda menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan keamanan, pelayanan kesehatan, hingga pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan implementasi arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar negara benar-benar hadir hingga ke wilayah terluar dan pelosok Indonesia.
"Polda Riau melaksanakan kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 karena Bapak Presiden saat kunjungan kerja di Miangas pada 9 Mei 2026 berpesan bahwa negara harus hadir sampai ke titik terluar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini adalah implementasi dari arahan tersebut," ujarnya.
Menurutnya, ekspedisi tersebut bukan sekadar perjalanan simbolis, tetapi membawa pelayanan yang langsung dirasakan masyarakat.
"Ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan seremonial. Di seluruh daerah yang dikunjungi, kami melakukan bakti sosial, penanaman mangrove di wilayah pesisir, penanaman pohon, pelayanan kesehatan, hingga menyerap aspirasi masyarakat sehingga kami bisa lebih memahami kondisi sosial dan kebutuhan masyarakat. Negara harus hadir di tengah masyarakat dan itu kami lakukan sesuai tugas pokok kepolisian," katanya.
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program Polda Riau memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi inspirasi bagi pemerintah daerah.
"Ini adalah kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Ekspedisi ini inovatif dan menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kota Pekanbaru untuk terus menghadirkan program-program yang langsung menyentuh masyarakat," ujarnya.
Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 akan berlangsung selama 1–17 Agustus 2026 dengan menyasar 17 desa di berbagai wilayah Provinsi Riau.
Sebanyak delapan tim gabungan yang terdiri dari personel kepolisian dan relawan mahasiswa diterjunkan dengan dukungan 45 kendaraan pengangkut bantuan.
Program ini mengusung dua fokus utama, yakni kepedulian terhadap masyarakat melalui bantuan sosial, pelayanan kesehatan, dan dukungan bagi pelaku UMKM, serta kepedulian terhadap lingkungan melalui restorasi mangrove dan penanaman berbagai jenis pohon.
Menjelang siang, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju lokasi berikutnya. Di tengah keramaian yang mulai berangsur reda, seorang nenek tampak menggenggam erat paket sembako yang baru diterimanya, sementara cucunya terus mengibarkan bendera Merah Putih kecil dengan senyum ceria.
Tanpa panggung megah maupun seremoni peresmian, kehadiran Ekspedisi Merah Putih Presisi di Okura meninggalkan pesan sederhana namun bermakna bagi masyarakat tepian Sungai Siak: negara hadir, mendengar aspirasi, dan memberikan pelayanan hingga ke wilayah yang selama ini jarang tersentuh.*