Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.


Minggu | 08 Desember 2019
PSMTI Dapat Membantu Pembangunan dan Mensejahterakan Masyarakat Riau
Warga Tionghoa sangat berperan dalam perkembangan ekonomi di Provinsi Riau..


Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.

Rubrik : dumai
Ratusan Mahasiswa Dumai Demo Tolak RUU KUHP dan UU KPK
Editor : wisly | Penulis: Bambang
Kamis , 26 September 2019
AKSI DAMAI - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dumai menggelar aksi damai di depan Kantor Polres, Jalan Sudirman Dumai, Kamis (26/9). (bam)

DUMAI - Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Germas (Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat) Kota Dumai menggelar aksi damai menolak RUU KUHP dan UU KPK, Kamis (26/9). Mereka melakukan orasi di depan Kantor Polres, Jalan Jendral Sudirman Dumai, dan Kantor DPRD Kota Dumai.

Koordinator Lapangan (Korlap) Germas, Ari, mengatakan, aksi damai gerakan mahasiswa dan masyarakat menyampaikan tiga tuntutan. Pertama menolak RUU KUHP, UU KPK, RUU Pertanahan, RUU P-KS, UU Ketenagakerjaan, serta UU Lingkungan Hidup yang tidak bertujuan untuk kepentingan rakyat.

"Kami meminta Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dumai menyampaikan penolakan tersebut," ujar Ari.

Kedua, terang Ari, pihaknya mengecam tindakan represif aparat kepolisian kepada rekan-rekan mahasiswa se-Indonesia, dan meminta pihak kepolisian Kota Dumai tidak melakukan hal serupa di Kota Dumai. Ketiga, mahasiswa meminta semua pihak terkait segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, dan Dumai khususnya.

Sementara Korlap Aliansi Mahasiswa Kota Dumai, Muhamar Khadafi, dalam orasinya didepan Kantor Polres Dumai, menyampaikan, Aliansi Mahasiswa Dumai mengutuk keras aksi represif yang dilakukan oleh oknum polri. 

"Kami menuntut tindakan tegas pihak polri terhadap anggota yang telah melakukan pemukulan terhadap rekan-rekannya yang menggelar aksi demo di Jakarta," teriaknya.

Muhamar menambahkan, polri merupakan pengayom dan pelindung masyarakat, tentunya tindakan represif yang ?dilakukan oleh oknum polri tersebut sangat melukai hati para mahasiswa. 

Dirinya mengaku, aksi demo di depan Mapolres Dumai ini merupakan? bentuk solidaritas mahasiswa Dumai akibat aksi represif kepada mahasiswa yang mengakibatkan rekan-rekannya terluka. 

"Kami di sini ingin menuntut keadilan, dan meminta polri menindak tegas anggotanya yang melakukan pemukulan terhadap mahasiswa," pintanya. 

Di Kantor Polres Dumai para pendemo disambut langsung Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH, yang baru menjabat menggantikan, AKBP Restika P Nainggolan SIK.

Kapolres mengungkapkan, kinerja polri juga diawasi oleh pimpinan, bahkan masyarakat. Untuk itu lah jika anggota polri menjalankan tugas di luar aturan tentunya akan ada sanksi yang diberikan. 

"Terkait aspirasi mahasiswa tentunya akan kita sampaikan ke tingkat yang lebih tinggi yakni Polda Riau," imbuhnya. 

Dirinya menjelaskan, Polres Dumai akan menjalankan tugasnya sesuai atauran yang berlaku, tentunya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.*




Berita Lainnya