Sep 2026
12

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
PT AA- APP Group Turunkan Pasukan Darat dan Heli WaterBombing Padamkan Karhutla di Siak
etalase | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:15:13 WIB
Editor : Herlina | Penulis : Herlina

PEKANBARU – PT Arara Abadi yang berada di bawah naungan APP Group, bergerak cepat menanggapi kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di lahan milik masyarakat yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari batas luar konsesi perusahaan. Kebakaran pertama kali terpantau pada Selasa, 18 Agustus 2026, dan hingga hari ini tim perusahaan terus berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik perusahaan maupun pemukiman warga yang lebih luas.

Bersama TNI/Polri, Pemerintah Provinsi Riau, Satgas Karhutla Provinsi Riau, Manggala Agni Daops Siak, BPBD Kabupaten Siak serta masyarakat setempat, PT Arara Abadi telah mengerahkan dua regu (18 Orang) Regu Pemadam Kebakaran (RPK) dilengkapi dengan helikopter penumpas api tipe Water Bombing dengan kapasitas ember air 5.000 liter per unit. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan 2 unit Poldatank (Tanki Penampung air) dengan kapasitas 5.600 liter per unit untuk mendukung operasi pemadaman dari darat.

Hingga hari ini, tim RPK perusahaan telah beroperasi selama dua hari berturut-turut. Pada hari kedua ini, seluruh unsur terkait memperkuat kolaborasi agar api dapat segera dipadamkan sepenuhnya dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Baca :

  • Tidak ada artikel terkait ditemukan.

 

Pernyataan Koordinator Tim RPK PT Arara Abadi di Lapangan.

Operational Head RPK/TRC  PT Arara Abadi di lapangan, Angga Saprianto didampingi Fire Marshall Aidil Bhakti mengatakan bahwa tim perusahaan langsung bergerak setelah mendapatkan informasi mengenai titik api yang berada di luar konsesi.

“Begitu api terpantau pada Selasa, 18 Agustus, tim RPK langsung melakukan pengecekan dan size up dengan penggunaan drone untuk melihat kondisi ril api serta  penanganan di lapangan nantinya. Meskipun lokasi karhutla bukan milik perusahaan, kami sadar jika dibiarkan sekejap saja api bisa merambat masuk ke kawasan HTI kami maupun merugikan warga sekitar Lokasi kebakaran. Api berada sekitar 1,5 kilometer dari batas luar konsesi perusahaan. Karena kondisi angin yang berdekatan dengan pinggir laut dan karakteristik lahan dapat menyebabkan api berkembang serta berpotensi merambat menuju kawasan HTI, kami mengambil langkah antisipatif dengan mengerahkan 2 unit helikopter water bombing berkapasitas bucket 5.000 liter, mengingat sumber air juga sulit” ujarnya.

Aidil Menambahkan:,”penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus koordinasi lintas pihak. Karena itu, tim RPK PT Arara Abadi terus melakukan pemadaman selama dua hari dan memperkuat koordinasi dengan unsur pemerintah, Manggala Agni, BPBD, serta masyarakat.

“Pada hari kedua, pemadaman kami lakukan secara bersama-sama dengan TNI/Polri Manggala Agni Daops Siak, BPBD dan masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting karena penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Tujuan kami adalah api dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang ke area yang lebih luas, untuk mengatasi air yang sulit, ” tambahnya.

"Kehadiran kami di sini bukan sekadar menjaga aset perusahaan, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan yang selalu kami pegang teguh. Kami berkomitmen menjadi mitra yang andal bagi masyarakat dan pemerintah dalam menangani Karhutla di wilayah Riau. Selama diperlukan, kami siap menambah tenaga maupun peralatan yang kami miliki sampai api benar-benar padam dan tidak ada lagi titik panas. Keselamatan warga dan kelestarian lingkungan adalah prioritas utama kami," ungkapnya.

Sementara itu, Manggala Agni Daops Siak, Ihsan mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Pemadaman Karhutla membutuhkan sinergi dan dukungan semua pihak. Kehadiran tim RPK PT Arara Abadi, Manggala Agni, TNI/POLRI, BPBD, dan masyarakat Peduli Api di lapangan menjadi kekuatan bersama untuk mempercepat pengendalian api. Dukungan water bombing juga sangat membantu dalam menjangkau dan melakukan pembasahan pada area yang sulit ditangani secara langsung dari darat,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan bersama, terutama pada kondisi yang memungkinkan api berkembang dengan cepat.

“Yang paling penting adalah bagaimana api dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas. Pencegahan harus dilakukan sedini mungkin. Karena itu, koordinasi, pemantauan dan respons cepat dari seluruh pihak menjadi sangat penting dalam menghadapi karhutla. 

HeliCopter WB PT Arara Abadi -APP Group juga membantu pengisian 2 Unit Polda Tank (Tank/Bucket)dengan kapasitas masing masing 5600 liter air pada lokasi yg tidak ada sumber air.

Direktur  PT Arara Abadi Edi Haris, MZ , menegaskan bahwa perusahaan memiliki komitmen kuat untuk mendukung pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah serta menanggulangi Karhutla.

“Karhutla merupakan tantangan yang membutuhkan respons cepat, terukur dan kolaboratif. Ketika terdapat kebakaran di sekitar wilayah operasional yang berpotensi meluas menuju kawasan perusahaan, kami tidak menunggu sampai api memasuki konsesi. Tim RPK langsung bergerak melakukan upaya pemadaman dan mengerahkan dukungan water bombing sebagai upaya penguatan pemadaman api,” tegasnya.

Ia menambahkan, penggunaan helikopter water bombing dengan kapasitas bucket 5.000 liter merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap upaya pemadaman di lapangan, khususnya ketika kondisi lokasi dan potensi penyebaran api membutuhkan intervensi dari udara.

“Kita berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau, Satgas Karhutla, Manggala Agni, BPBD, aparat, pemerintah daerah dan masyarakat. Kolaborasi ini bukan hanya untuk melindungi kawasan perusahaan saja, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam mencegah dampak Karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat, bagi PT Arara Abadi bahwa penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan koordinasi berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, aparat, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya,” tambah Edi Haris.(lin)

Terbaru
Artikel Popular
1
politik
Projo Riau Bagikan 7.000 Masker di Jalan Sudirman...
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00:27:11 WIB
hukum
65 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan di...
Kamis, 10 September 2026 | 21:53:00 WIB
Nasional
Status Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga Level...
Minggu, 6 September 2026 | 21:12:01 WIB
Tokoh-tokoh Dunia Bahas Dampak Teknologi...
Sabtu, 5 September 2026 | 21:26:11 WIB