|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Piala Pangdam XIX/Tuanku Tambusai ke-1 resmi berakhir di Lapangan Tenis Makodam XIX/Tuanku Tambusai. Kejurnas tersebut melahirkan para juara dari sejumlah kategori yang dipertandingkan.
Kompetisi ini mempertemukan para pemain tenis dari berbagai daerah dan menjadi ajang bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding dalam atmosfer pertandingan tingkat nasional.
Persaingan sengit tersaji hingga partai terakhir, Senin (24/8/2026) petang. Sejumlah petenis nasional yang ambil bagian juga menunjukkan kualitas permainan yang tinggi, sehingga pertandingan berlangsung menarik dan menjadi tontonan bagi para penonton yang hadir menyaksikan langsung.
Pada nomor Tunggal Putra TDP Senior, Claudio Renardi Lamanauw dari DKI Jakarta keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Tegar Abdi Satrio Wibowo dari Kalimantan Selatan yang menempati posisi juara kedua.
Sementara itu, posisi juara ketiga bersama ditempati Michal Ihsan Wicaksana dari Jawa Barat dan Lucky Candra Kurniawan dari Kalimantan Selatan.
Claudio juga menjadi juara pada nomor Ganda Putra TDP Senior. Ia berpasangan dengan Muhammad Alfaradu Sumirat dari Kalimantan Selatan dan berhasil meraih juara pertama.
Juara kedua ditempati pasangan Michal Ihsan Wicaksana/Muhammad Akmal Junaini dari Jawa Barat.
Juara ketiga bersama diraih Lucky Candra Kurniawan/Tegar Abdi Satrio Wibowo dari Kalimantan Selatan serta Abdiyat Sakrie/M. Iqbal Ukui dari Riau.
Pada nomor Ganda Putra KU Minimal 40, pasangan Wawan/Novihendri dari Riau menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati Mario/Defi Yandi, juga dari Riau.
Juara ketiga bersama diraih Guna Setiawan/Marvianus dari Sumatera Barat serta Edi Gunawan/Helmi Reza dari Kepulauan Riau/Jambi.
Sementara pada nomor Ganda Beregu Antarinstansi, juara pertama diraih Kodim 0322/Siak C. Pengadilan Agama (PA) Pekanbaru B menempati posisi juara kedua. Juara ketiga bersama diraih PTWP PTA Pekanbaru dan PHR A.
Ketua Pengprov Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Riau, H. Muhammad Rafee, mengatakan Kejurnas Tenis Piala Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menjadi catatan penting dalam perkembangan olahraga tenis di Riau.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai beserta jajaran atas dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
“Dicatat sejarah dalam dunia pertenisan di Riau, di mana Pelti Riau mendapat support penuh dari Kodam XIX/Tuanku Tambusai,” kata Rafee.
Menurut Rafee, kolaborasi antara Pelti Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai memberikan pengalaman baru dalam penyelenggaraan kejuaraan.
Ia juga menilai antusiasme masyarakat dan peserta menunjukkan bahwa tenis memiliki ruang untuk terus berkembang di Riau.
“Cita-cita, visi dan misi Pelti Riau, tenis Riau hari ini alhamdulillah terlaksana. Masyarakat antusias sekali mengikuti pertandingan ini dan event ini sudah tersebar luas,” ujarnya.
Rafee berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut dan Kejurnas Tenis Piala Pangdam XIX/Tuanku Tambusai kembali digelar pada tahun berikutnya.
“Ini event terbesar di Riau. Kita berharap ini berlanjut di tahun depan,” ucapnya.
Pangdam Dorong Jadi Agenda Tahunan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, yang menutup langsung kejurnas tersebut, mendorong agar kejuaraan dapat dilanjutkan sebagai agenda tahunan.
Menurut Agus, kompetisi dengan atmosfer pertandingan tingkat nasional penting bagi pembinaan atlet tenis di Riau. Kejuaraan juga memberikan kesempatan kepada para pemain untuk mendapatkan pengalaman sekaligus mengukur kemampuan.
“Ini merupakan bagian penting dari pembinaan olahraga tenis yang ada di Riau. Saya selaku Pangdam hanya memicu kerja sama dengan Pak Ketua untuk bisa menyemarakkan tenis di wilayah kita,” kata Agus.
Ia berharap turnamen tersebut dapat digelar setiap tahun sehingga menjadi wadah bagi para pemain tenis di Riau untuk mengukur kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding.
“Ini akan kita jadikan sebagai kejuaraan yang mungkin setiap tahun, sebagai ajang para pemain di Riau untuk mengukur kemampuannya dan bisa bertanding di event yang kita selenggarakan setiap tahun,” ujarnya.
Agus juga menilai kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara para pemain serta insan tenis.
“Yang paling penting semangat silaturahmi, kebersamaan itu yang bagus kita jaga. Saya yakin dengan pertandingan ini semua yang tidak kenal menjadi kenal, semua akan berkomunikasi,” katanya.
Juara Tunggal Putra TDP Senior, Claudio Renardi Lamanauw, juga mengapresiasi penyelenggaraan Kejurnas Tenis Piala Pangdam XIX/Tuanku Tambusai.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pertandingan, mulai dari sponsor, panitia, wasit hingga ball boy.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Panglima karena dengan Bapak Panglima kita bisa bertanding di Riau dengan kualitas yang sangat baik,” kata Claudio.
Menurut Claudio, pertandingan merupakan wadah penting bagi atlet untuk terus berkembang. Karena itu, ia berharap Riau dapat semakin banyak menggelar kompetisi tenis.
“Harapan ke depan, semoga Pangdam, Pelti Riau dan semua jajaran pengurus dapat bekerja sama untuk membuat banyak pertandingan bagi kita, karena pertandingan adalah bentuk wadah buat kita untuk improve dan selalu berlatih dan mengasah kemampuan kita,” tuturnya.*