|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah di sejumlah wilayah.
Langkah dilakukan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau di tengah dinamika harga pasar.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah memastikan pasokan bahan pokok tetap tersedia dan distribusinya berjalan lancar.
"Kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan," kata Tetty, Senin (31/8/2026).
Tetty menyebutkan, pada pekan ini operasi pasar murah Pemprov Riau kembali digelar di lima titik. Empat lokasi berada di Kota Pekanbaru dan satu lokasi di Kabupaten Kampar.
Pelaksanaan dimulai pada Senin (31/8/2026) di Halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Pekanbaru.
Selanjutnya, pada Selasa (1/9/2026), operasi pasar murah digelar di Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.
Kemudian pada Rabu (2/9/2026), kegiatan berpindah ke Halaman Pasar Inpres Bangkinang, Kabupaten Kampar.
Berikutnya, Kamis (3/9/2026), operasi pasar murah dilaksanakan di Jalan Belanak Induk, Lapangan Fasum RT 01 RW 16, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai. Sementara titik terakhir pada Jumat (4/9/2026), berada di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru.
Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan.
Beras SPHP dijual Rp60.000 per lima kilogram. Sementara beras Anak Daro dan Sokan tersedia dengan harga Rp169.000 per 10 kilogram atau Rp84.500 per lima kilogram.
Untuk kebutuhan lainnya, gula pasir dibanderol Rp18.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan Minyakita dijual Rp15.500 per bungkus.
Selain itu, tersedia garam Krista seharga Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur dengan harga Rp49.000 per papan.
Pemprov Riau mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja dalam operasi pasar murah untuk mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk menjaga ketertiban selama antrean.
"Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," pungkas Tetty.*