Sep 2026
02

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Lanal Dumai Gagalkan Masuknya 8 PMI Nonprosedural dan 8 WNA Bangladesh dari Malaysia
dumai | Selasa, 1 September 2026 | 21:12:35 WIB
Editor : bambang | Penulis : Bambang
Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji memimpim press release pengungkapan PMI Nonprosedural dan mengamankan WNA Bangladesh di Mako Lanal Dumai, Selasa (1/9/2026).

DUMAI — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai menggagalkan upaya masuknya delapan Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural dan delapan warga negara asing (WNA) asal Bangladesh dari Malaysia melalui jalur ilegal di wilayah pesisir Kota Dumai.

Pengungkapan tersebut disampaikan Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji dalam press release di Mako Lanal Dumai, Selasa (1/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Dumai, Staf Ahli Hermanto, Kepala Kantor Imigrasi Dumai, Ruhiyat M Tolib, perwakilan Polres Dumai, Kejaksaan Negeri Dumai, serta P4MI Dumai.

Dalam operasi tersebut, Tim Quick Response Lanal Dumai bersama Satgas Gabungan Tim B Giat Intelmar Kodaeral I dan Satgas Ops Intelmar Koarmada I mengamankan satu unit speed boat yang menggunakan dua mesin masing-masing berkekuatan 200 PK.

Baca :

Speed boat tersebut membawa 16 penumpang yang terdiri atas delapan PMI nonprosedural dan delapan WNA asal Bangladesh. Mereka diduga masuk dari Malaysia menuju Indonesia melalui jalur ilegal.

Penindakan dilakukan pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di pesisir Pantai Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.

Agung menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang diterima petugas pada Minggu (30/8/2026). Informasi itu menyebutkan adanya rencana pemulangan PMI nonprosedural dan WNA dari Malaysia menuju Indonesia melalui pesisir Pantai Purnama.

Menindaklanjuti informasi tersebut, satgas gabungan membagi personel menjadi tiga tim untuk melakukan penyekatan, pemantauan, dan pengintaian di sekitar perairan serta pesisir Pantai Purnama.

"Operasi tersebut dipimpin Danunit Intel Lanal Dumai, Kapten Laut (S) Wahyu Widy Wydayat. Tim bergerak dari Pos Babinpotmar Sungai Dumai untuk melakukan pengawasan terhadap kemungkinan masuknya kapal yang membawa para penumpang secara ilegal," ujar Agung.

Pada Senin pagi, sekitar pukul 06.00 WIB, petugas mendeteksi sebuah speed boat berwarna abu-abu dengan dua mesin masing-masing berkekuatan 200 PK. Kapal tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya mendarat di pesisir Pantai Purnama.

Saat mengetahui kedatangan petugas, para penumpang bersama tekong speed boat berusaha melarikan diri dengan melompat ke pinggir pantai. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan speed boat beserta tiga PMI nonprosedural.

Tim gabungan selanjutnya melakukan penyisiran di sekitar lokasi penurunan penumpang. Dari penyisiran tersebut, petugas kembali menemukan lima PMI nonprosedural dan delapan WNA asal Bangladesh.

"Sebanyak delapan orang PMI nonprosedural dan delapan orang WNA Bangladesh berhasil diamankan. Sementara itu, tekong speed boat berhasil melarikan diri dan masih dalam penanganan lebih lanjut," kata Agung.

Selain mengamankan para penumpang, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, yakni satu unit speed boat dengan dua mesin 200 PK, delapan paspor, enam KTP, dua lembar fotokopi permit, serta 16 unit telepon seluler.

Berdasarkan keterangan sementara dari para PMI dan WNA Bangladesh, masing-masing harus mengeluarkan biaya sekitar Rp6,5 juta hingga Rp9,6 juta untuk menyeberang dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur ilegal.

Selanjutnya, delapan PMI nonprosedural akan diserahkan kepada P4MI Dumai untuk penanganan lebih lanjut. Sementara delapan WNA Bangladesh diserahkan kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai untuk pendataan dan proses sesuai ketentuan yang berlaku.

Agung menegaskan, pengungkapan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam merespons berbagai bentuk pelanggaran hukum di wilayah perairan Indonesia.

"Penindakan terhadap dugaan penyelundupan manusia ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah laut serta menindak aktivitas ilegal yang berpotensi mengancam kedaulatan dan keamanan negara," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Dumai, Ruhiyat M Tolib, mengatakan, pihaknya akan melapor kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil) Riau untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

"Kami akan melaporkan hasil pemeriksaan ini ke Kanwil Riau. Ada kemungkinan kami akan mengajukan proses penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran keimigrasian yang dilakukan," katanya.

Ruhiyat menambahkan, pihak Imigrasi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para WNA tersebut untuk memastikan status, identitas, serta dokumen perjalanan mereka. (*)

 

Terbaru
pekanbaru
Juli, 22.452 Wisman Kunjungi Riau
Rabu, 2 September 2026 | 09:16:39 WIB
pekanbaru
Organisasi Konsultan Pajak Ikuti Sosialisasi PMK Nomor 44 Tahun 2026
Rabu, 2 September 2026 | 00:01:35 WIB
potensa
PT Inti Indosawit - Riau Bagikan Ribuan Masker di Pangkalan Kerinci
Selasa, 1 September 2026 | 20:39:33 WIB
inhu
Pemkab Inhu Terima Kunjungan Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI
Selasa, 1 September 2026 | 20:05:18 WIB
etalase
Pakar Ingatkan Satgas Migas, Percepat Solusi, Jangan Jadi Beban PHR
Selasa, 1 September 2026 | 20:00:30 WIB
potensa
LG Resmi Buka Pre-Order LG DUALCOOL™ AI Air
Selasa, 1 September 2026 | 17:17:20 WIB
potensa
Pendidikan Tinggi Tak Lagi Jauh bagi Perempuan Orang Rimba
Selasa, 1 September 2026 | 17:03:09 WIB
华 闻
Meriahkan HUT RI, PSMTI Riau Gelar Donor...
Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:47:03 WIB
IKPI dan IKTS Kumpulkan Ratusan Kantong...
Senin, 24 Agustus 2026 | 00:08:57 WIB
Artikel Popular
1
politik
Projo Riau Bagikan 7.000 Masker di Jalan Sudirman...
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00:27:11 WIB
Yopi Arianto: Nasdem Riau Dukung Pembangunan Tol...
Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:33:44 WIB
hukum
Nasional
Hari Ini, 2.945 Hotspot Terdeteksi di Pulau Sumatera...
Senin, 24 Agustus 2026 | 12:12:55 WIB
Terdapat 1.104 Titik Panas di Pulau Sumatera...
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:35:09 WIB