Okt 2026
15

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Status Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga Level III
nasional | Minggu, 6 September 2026 | 21:12:01 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : republika

JAKARTA - Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Lana Saria menyampaikan status Gunung Anak Krakatau hingga Minggu (6/9/2026) siang masih siaga atau level III. Adapun zonasi aman berada di radius 3 kilometer (km).

“Status untuk potensi erupsi saat ini masih pada level III atau siaga. Status level III siaga ini bukan berarti gunung api tidak tinggi, tetapi memang status tersebut menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik berada pada tingkat tinggi dan erupsi dapat terjadi,” kata Lana dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pascaerupsi Gunung Anak Krakatau yang digelar secara daring, Minggu (6/9/2026).

Lana menjelaskan berdasarkan evaluasi menyeluruh, ancaman yang teridentifikasi saat ini masih terutama terkonsentrasi di sekitar tubuh Gunung Anak Krakatau. Ia menyebut penetapan status siaga tidak hanya didasarkan pada jumlah atau tinggi kolom erupsi, tetapi meliputi seluruh parameter, yakni parameter karakter dan energi gempa letusan, gempa vulkanik, gempa frekuensi rendah, getaran harmonik serta tremor menerus, perubahan deformasi tubuh gunung, emisi gas dan kondisi kawah, serta perubahan morfologi.

Baca :

“Kita akan terus melakukan evaluasi secara real time up to date 24 jam. Jadi, belum ada status ini dikategorikan dinaikkan, tetapi masih pada status level III,” tegasnya.

Lana melanjutkan, mengenai zonasi aman, masyarakat dilarang mendekati pusat aktivitas dalam radius 3 km. Hal itu ditetapkan berdasarkan karakter erupsi, jangkauan lontaran material, kondisi morfologi, dan hasil evaluasi data visual.

“Dengan kondisi saat ini, bahaya langsung diperkirakan masih dominan berada di sekitar pusat aktivitas dalam radius tersebut. Jadi, radius rekomendasi dapat diperluas nantinya apabila terjadi peningkatan energi atau skala erupsi secara signifikan, lontaran material mencapai jarak yang lebih jauh, peningkatan deformasi atau tekanan dalam tubuh gunung, perubahan morfologi yang meningkatkan potensi ketidakstabilan tubuh gunung, dan munculnya aliran piroklastik atau bahaya lain di luar radius 3 km,” terangnya.

Dengan demikian pula, dipastikan belum ada potensi yang mengancam daerah permukiman dari perkembangan aktivitas terbaru erupsi Gunung Anak Krakatau.*

Terbaru
inhu
Pemkab Inhu Dukung Pelaksanaan LCTP Bagi Pelajar SMA
Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04:34 WIB
potensa
Terbitkan Kartu Anggota Digital, IKLA-RGS Teken MoU dengan Bank Nagari
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:52:00 WIB
pekanbaru
Riau Dapat Tambahan 87 Dapur MBG
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:42:45 WIB
rohil
Lantik Puluhan Pejabat, Ini yang Dikatakan Bupati Bistamam
Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:12:23 WIB
potensa
UMKM Binaan EMP Meriahkan Helat Pelalawan 2026
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:00:11 WIB
pekanbaru
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:00:00 WIB
pekanbaru
11.707 Masyarakat Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap
Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:39:49 WIB
华 闻
16 Tim Ikuti Turnamen MLBB...
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:22:51 WIB
Pemujaan Kepada Dewa Cap Sa Thai Po di Pedekik...
Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:59:57 WIB
Artikel Popular
4
politik
Bistamam Maju Calon Ketua Golkar...
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:30:33 WIB
Helena Ditunjuk Jadi Ketua Badan Rescue NasDem...
Rabu, 30 September 2026 | 20:16:04 WIB
hukum
Nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4...
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB