Okt 2026
15

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Pemko Pekanbaru Siapkan 21 Puskesmas Antisipasi Dampak Kabut Asap
pekanbaru | Senin, 7 September 2026 | 17:06:39 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : Pekanbaru.go.id
ilustrasi

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Sebanyak 21 Puskesmas yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru telah disiapkan sebagai posko layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.

Langkah  dilakukan menyusul meningkatnya gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang memburuk. Pemko Pekanbaru mencatat, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) kini melonjak hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal.

Baca :

Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap dapat memanfaatkan layanan di seluruh Puskesmas tersebut. Pemko memastikan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini dalam kondisi siap memberikan penanganan.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pihaknya telah meminta Dinas Kesehatan (Diskes) mengaktifkan seluruh Puskesmas untuk mengantisipasi peningkatan kasus ISPA.

"Kita sudah minta dinas kesehatan untuk segera mengaktifkan seluruh Puskesmas, untuk melengkapi kebutuhan-kebutuhan terkait penanganan ISPA," kata Markarius, Senin (7/9/2026).

Ia memastikan, seluruh Puskesmas siap menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Menurut Markarius, berdasarkan pendataan yang dilakukan, kasus ISPA saat ini mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, jumlah kasus harian disebut hampir dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

"Rata-rata kasus per hari mencapai 300 lebih," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, keberadaan 21 Puskesmas diharapkan menjadi garda terdepan Pemko Pekanbaru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi warga yang mengalami gejala gangguan pernapasan akibat memburuknya kualitas udara.

Selain memperkuat layanan kesehatan, Pemko Pekanbaru juga mengambil langkah perlindungan terhadap peserta didik. Pemerintah kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik mulai tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP di Kota Pekanbaru.

Kebijakan tersebut diberlakukan pada 7-8 September 2026 sebagai langkah antisipasi dampak buruk kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat.

Kebijakan PJJ sekaligus menjadi upaya Pemko Pekanbaru mengurangi aktivitas anak-anak di luar ruangan selama kondisi udara belum kembali membaik.*

Terbaru
inhu
Pemkab Inhu Dukung Pelaksanaan LCTP Bagi Pelajar SMA
Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04:34 WIB
potensa
Terbitkan Kartu Anggota Digital, IKLA-RGS Teken MoU dengan Bank Nagari
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:52:00 WIB
pekanbaru
Riau Dapat Tambahan 87 Dapur MBG
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:42:45 WIB
rohil
Lantik Puluhan Pejabat, Ini yang Dikatakan Bupati Bistamam
Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:12:23 WIB
potensa
UMKM Binaan EMP Meriahkan Helat Pelalawan 2026
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:00:11 WIB
pekanbaru
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:00:00 WIB
pekanbaru
11.707 Masyarakat Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap
Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:39:49 WIB
华 闻
16 Tim Ikuti Turnamen MLBB...
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:22:51 WIB
Pemujaan Kepada Dewa Cap Sa Thai Po di Pedekik...
Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:59:57 WIB
Artikel Popular
4
politik
Bistamam Maju Calon Ketua Golkar...
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:30:33 WIB
Helena Ditunjuk Jadi Ketua Badan Rescue NasDem...
Rabu, 30 September 2026 | 20:16:04 WIB
hukum
Nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4...
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB