Okt 2026
15

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Brimob Riau Turun Langsung Tangani Karhutla, X-Fire Dikerahkan di Pelalawan
hukum | Jumat, 11 September 2026 | 13:07:00 WIB
Editor : Linda | Penulis : Linda N

PELALAWAN – Sebanyak 35 personel BKO Satbrimob Polda Riau dikerahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sering, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Jumat (11/9/2026).

Pemadaman di lokasi juga menggunakan Formula X-Fire Polri yang dikerahkan untuk membantu menangani kebakaran, khususnya di lahan gambut.

Pengerahan personel dan penggunaan Formula X-Fire tersebut dilakukan saat Asisten Logistik Kapolri (Aslog Polri) Irjen Pol Suwondo Nainggolan bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melakukan pengecekan penanganan karhutla di wilayah Pelalawan.

Baca :

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Wibawa turut mendampingi kegiatan sekaligus pelaksanaan pemadaman di Desa Sering.

Sebanyak 35 personel BKO Satbrimob Polda Riau diterjunkan untuk mendukung operasional penanganan karhutla bersama personel Polres Pelalawan, Polsek rayonisasi, TNI, BPBD, pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.

Dalam pemadaman tersebut, Formula X-Fire Polri digunakan untuk membantu proses penanganan lahan yang terdampak karhutla. Pemadaman dipimpin langsung oleh Aslog Kapolri.

Sebagai dukungan operasional penanganan karhutla di Riau, Aslog Polri juga menyalurkan 300 jerigen Formula X-Fire berkapasitas 20 liter untuk digunakan dalam kegiatan pemadaman di Kabupaten Pelalawan.

Formula X-Fire Polri menggunakan bahan dasar minyak CPO dan tepung tapioka. Formula tersebut diaplikasikan dengan metode penyemprotan secara spiral dan ditujukan untuk membantu proses pemadaman hingga menembus lapisan lahan gambut.

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Wibawa mengatakan, pengerahan personel Brimob merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mendukung penanganan karhutla.

“Brimob Polda Riau siap mendukung setiap langkah penanganan Karhutla melalui pengerahan personel, sarana, dan kemampuan yang dimiliki. Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur agar api dapat dikendalikan dengan cepat dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan,” ujar I Ketut.

Penanganan karhutla di Desa Sering dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD dan stakeholder terkait.

Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.*

Terbaru
inhu
Pemkab Inhu Dukung Pelaksanaan LCTP Bagi Pelajar SMA
Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:04:34 WIB
potensa
Terbitkan Kartu Anggota Digital, IKLA-RGS Teken MoU dengan Bank Nagari
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:52:00 WIB
pekanbaru
Riau Dapat Tambahan 87 Dapur MBG
Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:42:45 WIB
rohil
Lantik Puluhan Pejabat, Ini yang Dikatakan Bupati Bistamam
Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:12:23 WIB
potensa
UMKM Binaan EMP Meriahkan Helat Pelalawan 2026
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:00:11 WIB
pekanbaru
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:00:00 WIB
pekanbaru
11.707 Masyarakat Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Kabut Asap
Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:39:49 WIB
华 闻
16 Tim Ikuti Turnamen MLBB...
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:22:51 WIB
Pemujaan Kepada Dewa Cap Sa Thai Po di Pedekik...
Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:59:57 WIB
Artikel Popular
4
politik
Bistamam Maju Calon Ketua Golkar...
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:30:33 WIB
Helena Ditunjuk Jadi Ketua Badan Rescue NasDem...
Rabu, 30 September 2026 | 20:16:04 WIB
hukum
Nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4...
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB