|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

BAGANSIAPIAPI - Dalam upaya menggali potensi Warisan Budaya Takbenda (WBTb), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rokan Hilir menggelar seminar Penguatan Sumber daya Manusia dan kelembagaan dalam pelestarian serta pengembangan objek pemajuan kebudayaan.
Seminar berlangsung di salah satu hotel di Bagansiapiapi. Dibuka secara resmi oleh Kadisidkbud Rokan Hilir, H. Muhammad Nurhidayat, kamis (17/9) malam.
Seminar diikuti sebanyak 50 orang peserta yang berasal dari Kasi PKM Kecamatan, Penggiat Budaya hingga Pengurus Lembaga Adat Melayu Kecamatan. Disidkbud Rohil menghadirkan narasumber penggiat budaya dan Ketua LAMR Rokan Hilir.
Kadisdikbud Rohil, H.Muhammad Nurhidayat mengatakan, digelarnya seminar ini untuk menguatkan sumber daya manusia serta kelembagaan penggiat budaya yang ada di Rohil.
Warisan Budaya Takbenda yang selama ini belum dikelola dengan baik dapat kembali dilestarikan. Bahkan bisa di ajukan untuk ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia.
"Tentu kita menginginkan melalui seminar ini, para peserta yang merupakan penggiat budaya mampu mengelola potensi Warisan Budaya Takbenda yang selama belum terkelola dengan baik. Harapan kita setelah potensi WBTb itu di kelola maka bisa di daftarkan sebagai warisan budaya takbenda Indonesia," harapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Rohil Syamsul Bahri, melalui seminar ini diharapkan mampu menambah pengetahuan bagi penggiat budaya dalam mengembangkan budaya takbenda yang selama ini belum tersentuh.
"Masih banyak warisan budaya takbenda yang kita miliki namun belum terkelola dengan baik, kita berharap melalui seminar ini mampu menambah pengetahuan para penggiat budaya sehingga potensi WBTb dapat dimaksimalkan potensinya," ujar Syamsul.
Ia menyebutkan, sejumlah Warisan Budaya Takbenda yang dimiliki oleh Rokan Hilir sudah terdaftar sebagai WBTb Indonesia, di,antaranya syair rantau kopar, tari inai pinggan 12, Sapin Bagan, belancang dan silat 21 hari.*