|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

TEMBILAHAN - Kabut asap pekat menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (22/9/2026). Asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat jarak pandang berkurang dan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan harus lebih waspada.
Data posko kesehatan menunjukkan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah Inhil terus menjadi perhatian. Dalam periode pelaporan 28 Agustus hingga 21 September 2026, tercatat 792 kasus ISPA.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Inhil, Haili, mengatakan pihaknya terus mengintensifkan langkah pencegahan di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.
“Kali ini, kami bersama Puskesmas Gajah Mada Tembilahan terus mengintensifkan penyuluhan kepada kelompok risiko tinggi dan mendirikan posko kesehatan. Kami juga terus melakukan pembagian masker kepada masyarakat, termasuk secara langsung di jalan raya seperti di Simpang Stadion Jalan Sei Beringin,” kata Haili.
Menurutnya, hingga saat ini hampir 19 ribu masker telah didistribusikan kepada masyarakat. Masker tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk pengajuan kepada Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Riau, serta optimalisasi stok dan koordinasi dengan pusat krisis tingkat provinsi.
Pembagian masker juga dilakukan langsung oleh petugas Dinkes bersama jajaran Puskesmas di sejumlah titik yang ramai dilalui masyarakat. Salah satunya di kawasan Simpang Stadion, Jalan Sei Beringin, Tembilahan.*