Okt 2026
09

POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR
Dari Desa untuk Generasi Sehat, Kader Posyandu Terus Tingkatkan Kapasitas
etalase | Senin, 28 September 2026 | 17:42:54 WIB
Editor : wislysusanto | Penulis : rls
Pemberian obat cacing kepada anak di Posyandu Kamboja 10 sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak.*

SIAK - Sejak menjadi kader Posyandu pada 2019, Nur Halimah terus belajar untuk mendampingi masyarakat di Kampung Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. Sebagai Ketua Posyandu Kamboja 10, ia membantu orang tua memantau tumbuh kembang anak sekaligus memahami kebutuhan kesehatan dan gizi.

Menurut Nur, peran Posyandu kini semakin luas, tidak hanya berfokus pada balita tetapi juga mencakup berbagai kelompok usia. Perubahan tersebut sejalan dengan penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), yang membuat kader perlu terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.

Penguatan kapasitas kader juga menjadi bagian dari program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di bidang kesehatan. Dukungan diberikan melalui pelatihan, edukasi kesehatan dan gizi, serta penyediaan peralatan Posyandu sesuai kebutuhan.

Baca :

Head of CD RAPP Ferdinand Leohansen Simatupang mengatakan peningkatan kemampuan kader penting karena mereka menjadi salah satu penghubung terdekat antara layanan kesehatan dan masyarakat.

“Dengan pembekalan yang diberikan, kader diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih baik kepada keluarga, sehingga informasi kesehatan yang diterima masyarakat diterapkan sesuai kebutuhan,” jelas Leo.

Hingga saat ini, dukungan CD RAPP telah menjangkau 320 Posyandu di 138 desa di Kabupaten Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Siak, dan Kepulauan Meranti.

Sejak 2022, program peningkatan kapasitas juga telah menjangkau 2.885 kader dan tenaga kesehatan Puskesmas, dengan materi antara lain pemenuhan gizi ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang, keterampilan dasar kader, komunikasi, serta pengukuran pertumbuhan anak.

Bidan Desa Kampung Lubuk Dalam, Rianita, mengatakan peningkatan kapasitas kader penting agar mereka dapat mengikuti perkembangan informasi Kesehatan sehingga bisa memberikan  pendampingan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Pelatihan yang didukung CD RAPP sangat penting. Kader perlu di-refresh dengan ilmu-ilmu terbaru agar wawasan mereka terus berkembang,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, RAPP mendukung program pemerintah melalui pelatihan, pendampingan dan penyediaan sarana yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Bagi Nur, proses belajar tersebut membantu kader menjalankan perannya dengan lebih baik. Dukungan terhadap peningkatan kapasitas kader dan layanan Posyandu ini sejalan dengan pilar Inclusive Progress APRIL2030.*

Terbaru
inhu
Pemkab Inhu Rumuskan Arah Pembangunan Kelapa Sawit Melalui RAD-KSB
Kamis, 8 Oktober 2026 | 19:42:07 WIB
pekanbaru
27.250 Masyarakat Riau Terserang ISPA, Pekanbaru Tertinggi
Kamis, 8 Oktober 2026 | 16:40:37 WIB
potensa
PT AIP Minamas Plantation Tunaikan FKPM Rp57 Miliar
Kamis, 8 Oktober 2026 | 13:41:59 WIB
politik
Perpres Ojol Rampung, Potongan Biaya Platform Maksimal 8 Persen
Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:06:36 WIB
pekanbaru
Pagi Ini, Kualitas Udara Pekanbaru Kategori Sangat Tidak Sehat
Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:00:00 WIB
etalase
Pertamina Siapkan SDM Garap Potensi Migas Unconventional Indonesia
Kamis, 8 Oktober 2026 | 07:33:06 WIB
nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB
华 闻
16 Tim Ikuti Turnamen MLBB...
Minggu, 4 Oktober 2026 | 06:22:51 WIB
Pemujaan Kepada Dewa Cap Sa Thai Po di Pedekik...
Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:59:57 WIB
Artikel Popular
3
5
politik
Bistamam Maju Calon Ketua Golkar...
Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:30:33 WIB
Helena Ditunjuk Jadi Ketua Badan Rescue NasDem...
Rabu, 30 September 2026 | 20:16:04 WIB
hukum
Brigjen Simson Zet Ringu Resmi Jabat Wakapolda Riau...
Sabtu, 26 September 2026 | 13:36:30 WIB
Nasional
Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4...
Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:09:35 WIB