|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Rabu (21/10/2026), mulai pagi hingga dini hari. BMKG juga mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di lima kabupaten.
Forecaster on Duty BMKG, Bella R. Adelia, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan citra radar cuaca pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang terpantau terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu dan Kampar.
Memasuki siang hari, potensi hujan diprakirakan meluas ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, serta Kota Dumai. Kondisi cuaca secara umum masih berawan dengan potensi kekaburan udara akibat asap.
Pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, serta Kota Dumai dan Pekanbaru.
"Potensi hujan diprakirakan masih berlanjut hingga dini hari di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, dan Kota Dumai," kata Bella.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Siak, dan Bengkalis pada pagi, siang hingga sore, serta malam hingga dini hari.
Secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–99 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
"Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah," imbuhnya.
Di sisi lain, pemantauan satelit hingga pukul 23.59 WIB mencatat empat titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Sebanyak tiga titik terdeteksi di Kabupaten Siak dan satu titik di Kabupaten Indragiri Hilir.
Secara keseluruhan, jumlah titik panas di Pulau Sumatera mencapai 1.185 titik. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 947 titik, disusul Jambi 87 titik, Lampung 106 titik, Kepulauan Bangka Belitung 32 titik, Sumatera Barat enam titik, dan Bengkulu tiga titik.
Meski jumlah hotspot di Riau masih relatif sedikit, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai kondisi asap yang dilaporkan masih tebal di sejumlah wilayah.
"Warga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila asap semakin pekat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan," imbaunya.*