|
METRORIAU.COM
|
![]() |
|
||
| POPULAR YOUTUBE PILIHAN EDITOR | ||||

PEKANBARU - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau Daniel Eka Perdana memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 untuk jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat di Riau. Anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut menekankan pentingnya mengawal TKA agar berjalan sesuai dengan esensi nilai moral dan kesiapan infrastruktur yang matang.
Daniel menegaskan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini harus benar-benar merefleksikan tagline yang telah diusung, yaitu "Jujur Bahagia". Menurutnya, aspek kejujuran harus menjadi fondasi utama bagi para siswa dalam menjawab soal, sementara suasana pelaksanaan TKA harus tetap mendukung kesehatan mental peserta didik agar mereka dapat melaluinya dengan perasaan bahagia tanpa tekanan yang berlebih.
"Tagline 'Jujur Bahagia' bukan sekadar slogan di atas kertas. Kita ingin anak-anak kita di Riau meraih prestasi dengan cara-cara yang berkah dan jujur. Integritas harus ditanamkan sejak dini. Di sisi lain, suasana tes juga harus kondusif agar siswa merasa bahagia dan tidak stres saat mengevaluasi kemampuan akademis mereka," ujar Daniel di Pekanbaru, Senin (26/10).
Selain menyoroti aspek moralitas, legislator dari Daerah Pemilihan Riau 8 (Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi) ini juga memberikan catatan tegas kepada jajaran eksekutif. Daniel meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau untuk melakukan pengawasan melekat dan memastikan kesiapan teknis di seluruh satuan pendidikan.
Ia mengingatkan agar permasalahan klasik seperti gangguan jaringan internet, kendala server, hingga pemadaman listrik tidak boleh terjadi dan menghambat konsentrasi para peserta TKA.
"Kami di Komisi V meminta Dinas Pendidikan Provinsi Riau memastikan pelaksanaan TKA dilakukan secara detail. Lakukan mitigasi dini di setiap sekolah. Jangan sampai ada kendala teknis, seperti server down atau listrik padam, yang mengganggu fokus anak-anak kita. Semua fasilitas pendukung harus dipastikan siap 100 persen sebelum hingga akhir pelaksanaan TKA," tegas Daniel yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Riau tersebut.
Komisi V DPRD Riau berencana untuk terus melakukan pengawasan secara berkala terhadap pelaksanaan TKA 2026 ini. Daniel berharap sinergi yang baik antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan, serta pihak terkait lainnya dapat mewujudkan pelaksanaan TKA yang transparan, akuntabel, lancar, dan ramah terhadap siswa di seluruh kabupaten/kota se-Riau.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Riau, jumlah pendaftar TKA jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat di Bumi Lancang Kuning ini mencapai 85.746 peserta pada hari pertama, Senin (26/10). Dari jumlah tersebut, peserta perempuan mendominasi dengan 44.556 orang, sedangkan laki-laki 41.190 orang, yang tersebar di 12 kabupaten/kota se-Riau.*