Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.


Minggu | 08 Desember 2019
PSMTI Dapat Membantu Pembangunan dan Mensejahterakan Masyarakat Riau
Warga Tionghoa sangat berperan dalam perkembangan ekonomi di Provinsi Riau..


Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.

Rubrik : rohul
Perusahaan Diminta Rutin Salurkan Dana CSR
Editor : wisly | Penulis: Hendra
Selasa , 01 Oktober 2019
Bupati Rohul, H Sukiman

PASIR PANGARAIAN - Semua perusahaan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) diminta rutin menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau biasa disebut Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP).

Hal itu dikatakan Bupati Rohul, H Sukiman dalam rapat Forum TJSP di Hotel Sapadia, Pasir Pangaraian, Selasa (1/10). Pertemuan itu dihadiri perwakilan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Rohul, pimpinan OPD, LSM, kalangan mahasiswa dan sejumlah tokoh adat dan masyarakat.

Bupati mengatakan, setiap pembangunan mesti dilakukan dengan penuh kebersamaan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat baik pemerintah, pengusaha, pemuda dan mahasiswa.

"Karena itu melalui TJSP ini saya tekankan kepada perusahaan dalam pembangunan harus ada perencanaan yang matang dan kebersamaan. Misalnya, ada jembatan rusak di wilayah kebun perusahaan, ya perusahaan bersangkutan harus ikut serta dalam memperbaikinya," ucap Bupati.

Sukiman mengaku belum mengetahui persis berapa besaran CSR yang telah disalurkan oleh sekitar 52 perusahaan besar yang ada di Kabupaten Rohul setiap tahunnya. 
"Dengan adanya rapat kordinasi ini kita bisa tahu akan kebutuhan masyarakat yang nantinya bisa menjadi keuntungan bagi perusahaan," kata Bupati.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kabupaten Rohul, Nifzar mengatakan, tujuan dilaksanakan rapat Forum TJSP ini adalah dalam rangka koordinasi secara umum antara pemerintah dengan perusahaan terkait pelaksanaan TJSP.

"Kita berharap ada satu pemahaman terkait dengan tanggung jawab sosial perusahaan dalam rangka menyinergikan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Rohul," jelas Nifzar.
Diakui Nifzar, pihak perusahaan sebenarnya sudah melaksanakan program TJSP atau CSR, hanya saja belum terarah atau belum terkoordinir baik.

"Sehingga CSR yang disalurkan belum menuntaskan persoalan-persoalan atau masalah kesejahteraan sosial di lingkungan perusahaan. Jadi, mereka sudah melakukan tapi kadang-kadang belum tepat sasaran," terangnya.

Nifzar menyebut, di Rohul ada sekitar 203 perusahaan baik skala kecil maupun skala besar. Bila seluruh perusahaan ini melakukan secara rutin program CSR-nya, tentu akan sangat memberikan sumber dana yang signifikan bagi perusahaan dan dalam penyelesaian pembangunan di Kabupaten Rohul.*
 




Berita Lainnya