Senin | 16 Desember 2019
Mahasiswa IBT Pelita Indonesia Kunjungi Tempat Ibadah Buddhis
Para mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia yang.


Senin | 16 Desember 2019
PSMTI Riau Sukseskan Parade Bhinneka Tunggal Ika
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau memprakarsai acara Parade.


Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.

Rubrik : kampar
Tingkatkan Produktivitas Sawit
Sinar Mas Agribusiness and Food Replanting Kebun Kelapa Sawit Petani Plasma
Editor : wisly | Penulis: rls
Rabu , 02 Oktober 2019
Foto bersama

KAMPAR – Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama pada Februari 2019 lalu antara Koperasi Unit Desa (KUD) Makmur Lestari, PT BRI Agroniaga Tbk serta Badan  Pengelola Dana Perkebunan-Kelapa Sawit (BPDP-KS), Sinar Mas Agribusiness and Food melalui anak  usahanya yang beroperasi di wilayah Riau, PT Ramajaya Pramukti menggelar penanaman kembali (replanting) perdana program peremajaan kebun kelapa sawit. 

Perjanjian ini mengatur pemberian dana hibah peremajaan kebun kelapa sawit dengan total lebih dari 8 milyar rupiah dari BPDP-KS untuk petani kelapa sawit anggota KUD.

Tahap pertama peremajaan telah dilakukan di kebun plasma anggota KUD Makmur Lestari di Desa  Kenantan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar seluas 322 hektar (145 petani) dari total ± 32.000 hektar kebun plasma binaan perusahaan di Riau. Program peremajaan sawit ini akan dilakukan secara  bertahap dari tahun 2019 hingga 2027 untuk seluruh wilayah Indonesia.

CEO Perkebunan Sinar Mas Agribusiness and Food wilayah Riau Franciscus Costan menyatakan saat ini  tantangan yang dihadapi para petani plasma adalah tanaman yang sudah berusia tua dan pokok sudah terlalu tinggi, sehingga produktivitas menurun dan memerlukan biaya panen yang cukup tinggi. “Dengan  melakukan peremajaan kebun sawit melalui praktik agronomi yang baik, kami dapat membantu petani meningkatkan produktivitasnya tanpa harus membuka lahan baru. Mereka juga dapat bekerja sesuai 
standar rasio tenaga kerja dan mendapatkan upah sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu petani plasma juga mendapatkan kesempatan untuk memperoleh sertifikasi ISPO yang sangat penting sebagai standar wajib tata kelola perkebunan sawit,” jelasnya.

Program replanting merupakan bentuk dari komitmen perusahaan untuk mendukung industri kelapa  sawit yang sukses dan berkelanjutan. Kesuksesan para petani adalah kesuksesan perusahaan. Manfaat yang besar akan didapatkan oleh para petani plasma jika mereka segera bergabung dalam program ini.

Saat ini kondisi harga Crude Palm Oil (Minyak Sawit Mentah) relatif rendah dan mereka dapat  meminimalisir hilangnya pendapatan jika melakukan peremajaan kebun sawit sekarang juga. Ketika  tanaman memasuki masa panen nanti, produktivitasnya akan lebih tinggi karena menggunakan bibit  yang lebih baik serta didukung oleh pengetahuan dan pengalaman dari para ahli di Sinar Mas  Agribusiness and Food.  “Para petani tak perlu ragu untuk segera mengikuti program replanting ini  karena jika mereka cepat gabung, cepat untung,” tegas Franciscus Costan.

Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto menyambut baik terealisasinya penanaman perdana program  peremajaan kelapa sawit ini sebagai upaya menjaga sawit sebagai komoditas strategis nasional tetap 
berkelanjutan. "Kami sangat mendukung terlaksananya program ini dan tentu saja dukungan dari pihak perusahaan swasta sebagai mitra petani sangatlah penting. Program ini dapat meningkatkan  pengetahuan serta keahlian para petani dalam praktik budidaya kelapa sawit dan memperbaiki kesejahteraan hidup mereka," ungkap Bupati Kampar.

Sementara itu petani plasma sekaligus Ketua KUD Makmur Lestari Sudirman menjelaskan bahwa kelapa  sawit merupakan tulang punggung ekonomi para petani. "Peremajaan kebun memerlukan biaya yang besar. Dana hibah dari BPDP-KS untuk program ini sangat membantu petani khususnya anggota KUD. 

"Hal ini tak terlepas dari peran perusahaan sebagai mitra usaha strategis yang memfasilitasi dan  melakukan pendampingan proses pengajuan hingga mendapatkan dana hibah tersebut,” jelas Sudirman.

Franciscus Costan juga menegaskan, perusahaan siap mendukung program peremajaan perkebunan  kelapa sawit baik milik petani plasma maupun petani swadaya yang tengah digalakkan pemerintah, untuk meningkatan produktivitas kebun kelapa sawit dan kesejahteraan para petani serta tetap konsisten menjaga lingkungan.*
 




Berita Lainnya