Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Pekanbaru Sukses Gelar KOCI ke-2
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Pekanbaru, belum lama.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Riau Nobar Film Susi Susanti Love All
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menggelar Nonton Bareng.

Rubrik : dumai
Kuota CASN Dumai Hanya 134 Formasi
Editor : wisly | Penulis: Bambang
Rabu , 23 Oktober 2019
ilustrasi

DUMAI - Kota Dumai hanya akan mendapat kuota 134 formasi untuk rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Data Informasi Badan kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Dumai, Khaidir, Selasa (22/10) kemaren.

"Kota Dumai hanya akan mendapat kuota 134 formasi untuk rekrutmen CASN 2019," ujarnya. 

Menurut Khaidir, ke-134 formasi CASN Kota Dumai tahun ini terdiri dari 14 formasi tenaga kesehatan, 20 formasi tenaga teknis, dan 100 formasi tenaga pendidikan. 

"Awalnya, Pemko Dumai mengusulkan 179 CASN, di mana 102 untuk bidang pendidikan, 10 dokter profesi, dan 67 tenaga teknis. Semuanya dari jenjang pendidikan minimal S1. Namun dalam perjalanan, dari 179 formasi yang kita usulkan, Dumai hanya mendapat 134 formasi," jelas Khaidir. 

"Rekrutmen CASN 2019, Insha Allah sebentar lagi diumumkan. Jadi, bagi mereka yang ingin mengikuti CASN ini mulai sekarang lakukan persiapkan diri beserta persyaratannya," lanjutnya lagi.

Untuk pengumuman CASN akan dilaksanakan Oktober sampai November 2019. Pendaftaran November 2019. Pengumuman hasil seleksi Desember 2019. Masa sanggah Januari 2020, pengumuman hasil SKD Februari 2019, serta pelaksanaan SKB Maret 2019.

Untuk sistem pelaksanaan seleksi SKB maupun SKD, nantinya akan dilaksanakan menggunakan CAT, dan biasanya pelaksanaan dilakukan di Universitas Lancang Kuning, Dumai. "Nanti kita akan menyediakan tempat, komputer, dan ?jaringan, sedangkan untuk servernya itu langsung dari BKN," tutup Khaidir.*
 




Berita Lainnya