Senin | 16 Desember 2019
Mahasiswa IBT Pelita Indonesia Kunjungi Tempat Ibadah Buddhis
Para mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia yang.


Senin | 16 Desember 2019
PSMTI Riau Sukseskan Parade Bhinneka Tunggal Ika
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau memprakarsai acara Parade.


Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.

Rubrik : inhil
Kapal Bermuatan Sembako dan Gas Elpiji di Perairan Indragiri Hangus Terbakar
Editor : wisly | Penulis: yendra
Sabtu , 26 Oktober 2019
Kapal motoro Kuala Buana Dua terbakar.

INHIL - Kapal motor jenis kayu bernama Kuala Buana Dua asal MGI Guntung bermuatan sembako dan tabung gas elpiji meledak di perairan Sungai Indragiri, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (26/10/2019) sekitar pukul 14:10 WIB.

Diduga dua orang dinyatakan hilang dalam pristiwa tersebut, saat ini dalam tahap pencairan oleh Tim Bazarnas BPBD Kabupaten Inhil serta pihak Kepolisian Polres Inhil. Sedangkan tujuh korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan untuk mendapatkan perawatan.

Menurut ketetangan warga setempat, peristiwa terbakarnya kapal terjadi saat kapal melakukan pengisian minyak di tongkang pertamina milik H. Zainal. Tiba-tiba kapal Kuala Buana dua meledak yang mengakibatkan bunyi yang cukup dahsyat, sehingga serintak membuat warga sekitar kaget.

"Tiba-tiba meledak, api yang sangat besar membuat kami ketakutan. Takut menjalar kerumah-rumah warga," ungkapnya.

Ledakan tabungan gas elpiji yang dimuat oleh kapal kuala buana dua ini, cukup menyedotkan perhatian masyarakat yang ingin menyaksikan peristiwa tersebut. Meski sudah terapung kapal kuala buana dua dibiarkan sementara ketengah laut, agar menghindar terjadinya ledakan susulan.

Akan tetapi, sebelum kapal tersebut dilarikan ketengah laut. Api akibat percikan kapal hampir menghanguskan dua rumah yang padat penduduk di daerah tersebut.

Saat awak media wawancarai Kapolres Inhil, AKBP Indra Duaman menyebutkan, motif kejadian belum diketahui pasti. Karena tim dilapangan sedang melakukan investigasi terhadap kejadian tersebut.

"Penyebab kebakaran menurut ABK saat stater mesinnya yang meledak, karena gas tidak bisa turun," kata Kapolres Inhil.

Tentang dua orang ABK yang diduga hilang, saat ini sedang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan bersama korban lainnya.*




Berita Lainnya