Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Pekanbaru Sukses Gelar KOCI ke-2
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Pekanbaru, belum lama.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Riau Nobar Film Susi Susanti Love All
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menggelar Nonton Bareng.

Rubrik : otomotif
Mobnas Menteri Dinilai Paling Bagus, Lihat Perbandingannya dengan Pejabat di ASEAN
Editor : wisly | Penulis: okezone.com
Rabu , 30 Oktober 2019
Toyota Crown HV 2.5 G-Executive

JAKARTA - Penetapan model Toyota Crown HV 2.5 G-Executive sebagai mobil operasional bagi Menteri Kabinet Indonesia Maju sudah ditetapkan pada Agustus lalu. Anggaran pengadaan kendaraan ini mencapai Rp147 Miliar berdasarkan sistem lelang umum sesuai pengumuman Kementerian Sekretariat Negara.

Total sebanyak 101 unit model kendaraan sudah diserahterimakan ke Pemerintah jelang pelantikan Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 pekan lalu. Kebijakan pengadaan kendaraan dinas resmi bagi anggota kabinet juga diterapkan oleh sejumlah negara lain, termasuk di wilayah Asia Tenggara.

Dibandingkan negara tetangga, tipe kendaraan dinas Anggota Kabinet Republik Indonesia menjadi yang paling modern. Selain dilihat dari tahun pembuatan yakni 2019, juga dari segi teknologi mobil Toyota Crown ini sudah menggunakan rangkaian mesin hybrid. Meskipun secara merek, tipe kendaraan ini kalah mentereng dengan Menteri negara lain.

Sebagai contoh kebijakan mobil dinas yang digunakan oleh para Menteri di Thailand. Negara tersebut membebaskan pilihan kendaraan yang digunakan oleh para Anggota Kabinet pemerintahannya. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Menteri di pemerintahan Thailand menggunakan kendaraan jenis Toyota Alphard, Volkswagen Caravelle, hingga Mercedes-Benz S-Class.

Tidak ada informasi mengenai biaya yang dikeluarkan secara resmi mengenai nilai resmi pengadaan kendaraan bagi para Menteri tersebut. Salah satu yang paling menonjol adalah pengumuman pembelian kendaraan dinas Perdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha. Pemimpin pemerintahan tersebut menggunakan model kendaraan Mercedes-Benz S600 Guard sekelas mobil dinas Presiden Jokowi.

Kebebasan menggunakan kendaraan pribadi dalam kegiatan dinas seorang Menteri juga diterapkan oleh Singapura. Walaupun para pejabat senior di pemerintahan negara pulau tersebut, tidak mengungkapkan secara terbuka kendaraan yang digunakan dalam kegiatan dinas. Sedangkan, Perdana Menteri Singapura mendapat kendaraan dinas berupa Lexus LSXF40 dan Volvo XC90.

Selain para Anggota Kabinet di Indonesia, terdapat dua negara lain yang mempercayakan merek Toyota sebagai penyedia kendaraan dinas. Para pejabat setingkat menteri di Laos dan Vietnam memakai mobil kenegaraan berjenis Toyota Camry dan Corolla Altis. Kebijakan pemilihan kendaraan tersebut, khususnya Vietnam diatur melalui pembatasan anggaran secara ketat.

Toyota juga menyediakan kendaraan dinas untuk para pejabat setingkat Menteri di Filipina. Bedanya, usulan kebijakan Presiden Rodrigo Duterte membuat bawahannya hanya boleh memiliki kendaraan dinas sejenis Multi Purpose Vehicle (MPV) Toyota Avanza. 

Langkah penghematan sekaligus menggali potensi industri lokal sempat dilakukan oleh Malaysia. Pejabat senior serta anggota kabinet diwajibkan untuk memakai kendaraan resmi dengan merek Proton.*




Berita Lainnya