Senin | 16 Desember 2019
Mahasiswa IBT Pelita Indonesia Kunjungi Tempat Ibadah Buddhis
Para mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia yang.


Senin | 16 Desember 2019
PSMTI Riau Sukseskan Parade Bhinneka Tunggal Ika
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau memprakarsai acara Parade.


Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.

Rubrik : meranti
Satpol PP Meranti Memergoki Tiga Pencuri Aset Pasar Milik Pemda
Editor : wisly | Penulis: Ali
Minggu , 10 November 2019

SELATPANJANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan aksi pencurian yang terjadi di bekas pasar milik Pemerintah daerah (Pemda) Kepulauan Meranti yang berada di Jalan Pelabuhan Selatpanjang, Sabtu (9/11/2019) malam sekira pukul 22:00 WIB.

Kepala Satpol PP Kepulauan Meranti, Helfandi SE MSi mengatakan, diketahui adanya pencurian aset Pemda tersebut, yaitu, berawal dari laporan, sehingga anggota Satpol PP langsung turun kelapangan. Dan di temukan tiga orang pemuda terlihat sedang asyik membongkar aset pemda.

Namun, kata Helfandi, setelah melihat anggota Satpol PP datang ke lokasi, ketiga pemuda tersebut lari tunggang langgang dan berhasil kabur dari kejaran anggota Satpol PP.

"Saat kami tiba di lokasi terlihat mereka Sedang membongkar. ketika akan memarkirkan mobil mereka sudah lari, bahkan satu diantaranya nekad terjun dari atas plafon pasar. Ketika dikejar anggota mereka sudah terlihat karena situasi gelap," kata Helfandi, Minggu, (10/11/2019).

Satpol PP berhasil membawa barang bukti hasil pembongkaran para pelaku seperti seng, kayu dan lainnya. Selain itu alat yang digunakan seperti palu, linggis juga turut diamankan.

"Kita tidak berhasil mengejar pelaku, namun kita mengamankan barang yang dibongkar dan peralatan yang digunakan dan selanjutnya kita bawa ke kantor," kata Helfandi.
 
Dikatakan Helfandi, sejak dirinya bertugas di Satpol PP sudah banyak  upaya yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab untuk mengambil bekas bangunan yang dibangun pada zaman Bengkalis ini.

Untuk itu, mantan Camat Tebingtinggi ini mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga aset pemerintah ini, walaupun sampai saat ini pemanfaatannya belum jelas sejak aktifitas pasar dialihkan ke Pasar Modern Tanjung Harapan.

"Kita minta masyarakat untuk menjaga aset ini, karena itu sudah dipagar dan kita belum tahu itu akan dibangun untuk apa selanjutnya. Dan kami sebagai petugas wajib menjaga ini," ujarnya.*

 




Berita Lainnya