24 Zulhijjah 1441 H / Jumat, 14 Agustus 2020
Pelantikan Pengurus FKPMR
Tiga Penyair Melayu Baca Puisi Di depan Ratusan Pemuka Masyarakat Riau
etalase | Selasa, 12 November 2019
Editor : wisly | Penulis : rls
Tiga penyair kenamaan Melayu tampil membacakan puisi saat pelantikan Pengurus FKPMR, di Balai Serindit Minggu malam, (10/11/2019)

PEKANBARU-Presiden Penyair Indonesia, Datul Seri  Sutardji Calzoum Bachri (SCB)  merasa penampilan baca puisi di Riau  kali ini agak istimewa. Sebab dia tampil membacakan puisi di depan ratusan pemuka masyarakat.

Tampak hadir pula, Gubernur Riau, Datuk Seri H. Syamsuar, M.Si, Danrem 031 Wirabima, unsur Forkopimda, anggota DPR dan DPD RI utusan Riau dan Pengurus Majelis dan Pengurus Harian FKPMR yang baru saja dikukuhkan.

"Ini menjadi sesuatu yang istimewa bagi saya," kata SCB sebelum membaca puisi dengan posisi duduk di kursi.

Hadirin yang memadati acara Pengukuhan Pengurus Forum
 Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) Periode 2019-2024 di Balai Serindit Gedung Daerah, Pekanbaru, Ahad malam (10/11) itu pun menyambutnya dengan tepuk tangan gemuruh.

SCB tak sendiri tampil di acara itu. Sebelumnya, secara bergantian tampil dua penyair Melayu lainnya yakni Datuk Seri Rida K. Liamsi dan Fakhrunnas MA Jabbar.

Ketua FKPMR masa khidmat 2019-2024, Dr. Chaidir, MM saat memberi sambutan sempat mengalu-alukan kehadiran SCB dalam forum itu.

"Datuk Seri SCB merupakan penyair Melayu yang tidak hanya  berkiprah di Indonesia melainkan juga dunia. Pantas bila reputasi SCB diakui sebagai Presiden Penyair Indonesia. SCB adalah anak jati Melayu. Kita semua merasa bangga dengan SCB yang  berhasil mengangkat marwah dan nama besar Melayu," katanya.

Sementara Gubri, Syamsuar turut  pula berbangga hati atas kehadiran SCB tampil baca puisi di acara yang sama. "Pak Sutardji ini sudah sangat terkenal. Beberapa tahun lalu saya pernah didaulat baca puisi di TIM Jakarta di depan Presiden Penyair ini. Bukan main, menggeletar juga lutut saya waktu itu," ucap Syamsuar dengan lidah Melayu yang kental.

SCB malam itu tampak  bergairah membacakan empat puisi di antara Menulis, Tanah Airmata dan Sumpah Pemuda. Seperti biasa, SCB yang bergaya khas pakai jaket dan topi dan scarf dengan warna kecoklatan melantunkan puisi dengan suara khas yang berat dan gerau.

"Puisi 'Menulis' merupakan pernyataan kredo saya bahwa kata merupakan sesuatu yang penting dan menentukan. Allah pun menciptakan alam semesta ini juga dengan kata yakni 'Kun'. Maka terciptalah,'' kata SCB yang berkali-kali disambut tepuk tangan hadirin.

Ketika membacakan puisi 'Tanah Airmata', SCB sempat menceritakan bahwa puisi tersebut ditulisnya sebagai kritik terhadap rezim pemerintahan Orba yang belum berhasil menyejahterakan rakyat.Situasi yang sama tampaknya masih belum banyak   berubah.

Sementara Rida K. Liamsi membacakan puisi panjang yang menukilkan sejarah Melayu masa lalu.Rida membacakan puisi dengan suara melengking penuh semangat. Di bagian tertentu Rida sempat pula mengucapksn puisinya denga  gaya  bersyair.

Terakhir, penyair Fakhrunnas MA Jabbar membacakan puisi penuh kritik dan perlawanan pada ketidakadilan pemerintah pusat puluhan tahun sejak merdeka dan masa Orba. Puisi  berjudul 'Karena Kalian Gunung, Kami Pun  Berubah Jadi Angin' dibacakan dengan teriakan keperihan yang disambut tepuk tangan hadirin.

"Budayan UU Hamidy pernah menulis bahwa Riau sebagai ladang perburuan. Akibatnya nasib rakyat Riau kurang beruntung selama  bertahun-bertahun-tahun karena diperlakukan tidak adil. Oleh sebab itu, hampir semua sastrawan Riau menulis karya ya menyuarakan kenestapaan dan keperihan. Puisi-puisi yang ditulis para penyair bukanlah patokan ular kobra yang mematikan. Melainkan hanyalah sengatan ulat bulu yang hanya menimbulka  gatal-gatal saja,'' ucap Fakhrunnas.

Para pengurus FKPMR yang dikukuhkan pada acara dengan Ketua Dr. Chaidir, MM, Sekretaris,  Drs. Endang Sukarelawan dan Bendahara , H.M. Yunus serta 56 anggota pengurus dan 99 orang Majelis FKPMR.*




Artikel Terbaru
kampar, Kamis, 13 Agustus 2020
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH menyerahkan bantuan sembako.

pekanbaru, Kamis, 13 Agustus 2020
Akibat tidak konsistennya Kabupaten/Kota dalam mengirimkan sampel.

nasional, Kamis, 13 Agustus 2020
Pemerintah kembali melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah.

huawen, Kamis, 13 Agustus 2020
Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hiap Thian Thua, Komplek Villa Karya.

etalase, Kamis, 13 Agustus 2020
Sehubungan dengan telah terjadinya penurunan layanan komunikasi.

politik, Kamis, 13 Agustus 2020
Hasil Pengawasan Pengawas Pemilu hingga 10 Agustus 2020, sebanyak.

etalase, Kamis, 13 Agustus 2020
PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI), Pemko Pekanbaru, dan.

huawen, Kamis, 13 Agustus 2020
Perayaan Ulang Tahun (HUT) Dewa Kwan Te Kong di Tempat Ibadah Tri.

pekanbaru, Rabu, 12 Agustus 2020
Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyelidiki penyebab kebakaran gedung.

etalase, Rabu, 12 Agustus 2020
Sebagai leading digital telco company, Telkomsel konsisten membangun.

Otomotif
Kamis , 06 Agustus 2020