25 Zulhijjah 1441 H / Sabtu, 15 Agustus 2020
Kemenkes RI Beri Penghargaan GP2SP kepada PT RAPP
pelalawan | Selasa, 12 November 2019
Editor : wisly | Penulis : rls
PT RAPP menerima penghargaan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) dari Kemenkes RI.

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia memberikan penghargaan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019 kepada PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada instansi yang berjasa dalam pembangunan bidang kesehatan. 

Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat, dr Kirana Pritasari kepada HR Manager RAPP, Elwan Jumandri didampingi Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Drg. Kartini Rustandi, M. Kes. 

Penilaian kegiatan GP2SP didasari empat fokus utama, yakni fasilitas ruang pemberian ASI, kesehatan reproduksi, pemberian gizi dan pencegahan penularan penyakit.

Penilaian dilakukan kepada setiap perusahaan, sehingga diharapkan dapat mendukung dan mengupayakan kesehatan bagi pekerja perempuan. Di antaranya penyediaan ruangan untuk pekerja yaitu ruang laktasi untuk memberikan atau memerah ASI bagi yang punya bayi. Kemudian mengupayakan kesehatan reproduksi, memberikan gizi yang baik bagi pekerja dan upaya lainnya dalam rangka mencegah penularan penyakit bagi perempuan di tempat kerja.

Elwan mengatakan, pihaknya sangat komit mendukung program pemerintah di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan mendukung GP2SP. Beberapa program yang telah dilaksanakan seperti mendatangkan dokter spesialis kandungan di klinik komplek perusahaan tiga kali seminggu. 

“Saat ini ada 40 klinik perusahaan yang tersebar di seluruh daerah operasional. Perusahaan juga menyediakan vitamin penambah darah untuk perempuan bekerja,” jelas Elwan.

Disebutkan Elwan, RAPP juga menyediakan ruangan laktasi untuk ibu menyusui. Para pekerja perempuan diizinkan untuk pumping ASI ketika jam kerja. Hal ini dilakukan agar para ibu tetap bisa memberikan ASI ekslusif kepada anaknya walaupun bekerja.

"Karyawan hamil diberikan pita khusus berwarna kuning yang menandakan bahwa karyawan tersebut sedang hamil. Jadi karyawan lain dan atasan mereka tahu jika perempuan tersebut sedang hamil dan tidak diberikan pekerjaan yang berpotensi mengganggu kandungannya,” terang Elwan. 

Elwan melanjutkan program terbaru adalah bank sampah. Para pekerja perempuan dan istri karyawan diberi kesempatan untuk menjadi produktif dengan mengubah sampah menjadi barang yang bernilai. “Lainnya seperti hak pekerja perempuan ini dimasukkan dalam perjanjian bersama serikat pekerja. Ada juga Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) yang beranggotakan istri dan karyawan. Mereka miliki program kerja tersendiri terutama untuk kegiatan sosial,” terangnya.*




Artikel Terbaru
meranti, Jumat, 14 Agustus 2020
Dalam rangka memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kepulauan.

nasional, Jumat, 14 Agustus 2020
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengalokasikan dana sebesar Rp48,8.

pekanbaru, Jumat, 14 Agustus 2020
Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 Riau bertambah 29 kasus baru..

pekanbaru, Jumat, 14 Agustus 2020
Berdasarkan data Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop.

nasional, Jumat, 14 Agustus 2020
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang.

etalase, Jumat, 14 Agustus 2020
Panti Jompo Tresna Werdha Pekanbaru menyemarakkan peringatan Hari.

sportainment, Jumat, 14 Agustus 2020
RB Leipzig melaju ke babak semifinal Liga Champions usai menang 2-1.

kampar, Kamis, 13 Agustus 2020
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto SH menyerahkan bantuan sembako.

pekanbaru, Kamis, 13 Agustus 2020
Akibat tidak konsistennya Kabupaten/Kota dalam mengirimkan sampel.

nasional, Kamis, 13 Agustus 2020
Pemerintah kembali melaporkan jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah.

Otomotif
Kamis , 06 Agustus 2020