23 Zulhijjah 1441 H / Kamis, 13 Agustus 2020
Kemenkes RI Beri Penghargaan GP2SP kepada PT RAPP
pelalawan | Selasa, 12 November 2019
Editor : wisly | Penulis : rls
PT RAPP menerima penghargaan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) dari Kemenkes RI.

JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia memberikan penghargaan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP) pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-55 tahun 2019 kepada PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada instansi yang berjasa dalam pembangunan bidang kesehatan. 

Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Kesehatan Masyarakat, dr Kirana Pritasari kepada HR Manager RAPP, Elwan Jumandri didampingi Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Drg. Kartini Rustandi, M. Kes. 

Penilaian kegiatan GP2SP didasari empat fokus utama, yakni fasilitas ruang pemberian ASI, kesehatan reproduksi, pemberian gizi dan pencegahan penularan penyakit.

Penilaian dilakukan kepada setiap perusahaan, sehingga diharapkan dapat mendukung dan mengupayakan kesehatan bagi pekerja perempuan. Di antaranya penyediaan ruangan untuk pekerja yaitu ruang laktasi untuk memberikan atau memerah ASI bagi yang punya bayi. Kemudian mengupayakan kesehatan reproduksi, memberikan gizi yang baik bagi pekerja dan upaya lainnya dalam rangka mencegah penularan penyakit bagi perempuan di tempat kerja.

Elwan mengatakan, pihaknya sangat komit mendukung program pemerintah di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan mendukung GP2SP. Beberapa program yang telah dilaksanakan seperti mendatangkan dokter spesialis kandungan di klinik komplek perusahaan tiga kali seminggu. 

“Saat ini ada 40 klinik perusahaan yang tersebar di seluruh daerah operasional. Perusahaan juga menyediakan vitamin penambah darah untuk perempuan bekerja,” jelas Elwan.

Disebutkan Elwan, RAPP juga menyediakan ruangan laktasi untuk ibu menyusui. Para pekerja perempuan diizinkan untuk pumping ASI ketika jam kerja. Hal ini dilakukan agar para ibu tetap bisa memberikan ASI ekslusif kepada anaknya walaupun bekerja.

"Karyawan hamil diberikan pita khusus berwarna kuning yang menandakan bahwa karyawan tersebut sedang hamil. Jadi karyawan lain dan atasan mereka tahu jika perempuan tersebut sedang hamil dan tidak diberikan pekerjaan yang berpotensi mengganggu kandungannya,” terang Elwan. 

Elwan melanjutkan program terbaru adalah bank sampah. Para pekerja perempuan dan istri karyawan diberi kesempatan untuk menjadi produktif dengan mengubah sampah menjadi barang yang bernilai. “Lainnya seperti hak pekerja perempuan ini dimasukkan dalam perjanjian bersama serikat pekerja. Ada juga Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) yang beranggotakan istri dan karyawan. Mereka miliki program kerja tersendiri terutama untuk kegiatan sosial,” terangnya.*




Artikel Terbaru
huawen, Kamis, 13 Agustus 2020
Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hiap Thian Thua, Komplek Villa Karya.

etalase, Kamis, 13 Agustus 2020
Sehubungan dengan telah terjadinya penurunan layanan komunikasi.

politik, Kamis, 13 Agustus 2020
Hasil Pengawasan Pengawas Pemilu hingga 10 Agustus 2020, sebanyak.

etalase, Kamis, 13 Agustus 2020
PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI), Pemko Pekanbaru, dan.

huawen, Kamis, 13 Agustus 2020
Perayaan Ulang Tahun (HUT) Dewa Kwan Te Kong di Tempat Ibadah Tri.

pekanbaru, Rabu, 12 Agustus 2020
Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyelidiki penyebab kebakaran gedung.

etalase, Rabu, 12 Agustus 2020
Sebagai leading digital telco company, Telkomsel konsisten membangun.

etalase, Rabu, 12 Agustus 2020
Model kemitraan kalangan swasta, pemerintah dan institusi pendidikan.

etalase, Rabu, 12 Agustus 2020
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam hal ini Unit Usaha.

nasional, Rabu, 12 Agustus 2020
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat hingga 9 Agustus 2020.

Otomotif
Kamis , 06 Agustus 2020