Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Pekanbaru Sukses Gelar KOCI ke-2
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Pekanbaru, belum lama.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Riau Nobar Film Susi Susanti Love All
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menggelar Nonton Bareng.

Rubrik : etalase
Program Belajar Kerja Terpadu
81 Mahasiswa Riau Magang Kerja di PT CPI
Editor : Wisly | Penulis:
Rabu , 13 November 2019
Arilda Wisudawati, Humas SKK Migas Sumbagut menyematkan tanda peserta Co-op 2019 kepada Tiara Saputri, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Dumai pada pembukaan di Gedung Pertemuan CPI Rumbai, Rabu (13/11/2019).

PEKANBARU– Sebanyak 81 mahasiswa dari delapan perguruan tinggi di Riau akan mengikuti program magang kerja di PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI). Program tersebut disebut dengan Co-operative Academic Education (Co-op) atau Program Belajar Bekerja Terpadu. Selama empat bulan ke depan, para peserta akan mendapatkan pengalaman layaknya orang bekerja di berbagai wilayah operasi PT CPI di Rumbai, Minas, Duri, dan Dumai.

"Melalui program ini, peserta dapat belajar tentang dunia kerja sesungguhnya dan mempraktikkan ilmu yang mereka dapatkan di bangku perkuliahan. Co-op merupakan salah satu bentuk program Perusahaan kami dalam turut berkontribusi terhadap dunia pendidikan di Riau, tutur Sonitha Poernomo, Manager Corporate Communications PT CPI. Program ini dijalankan melalui kerja sama antara SKK Migas, PT CPI, perguruan tinggi terkait, dan Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (P2K2) Universitas Riau.

Pembukaan pelaksanaan Program Co-op berlangsung di gedung pertemuan PT CPI Rumbai pada hari Rabu (13/11). Acara tersebut dihadiri oleh para rektor dan perwakilan dari berbagai perguruan tinggi terkait dan VP External Affairs PT CPI Hasyim Nur. ”Program Co-op ini meneguhkan komitmen PT CPI terhadap pengembangan sumber daya manusia di Riau. Sampai sekarang, sudah lebih dari 1.400 mahasiswa yang pernah mengikuti program Co-op yang telah berjalan sejak tahun 2006 ini,” jelas Hasyim Nur dalam sambutannya.

Mewakili seluruh perguruan tinggi yang berpartisipasi, Rektor Universitas Riau Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, M.Sc menyampaikan bahwa Program Co-op ini harus dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh para peserta. “Anda terpilih dari ribuan peserta yang melamar. Manfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Timba ilmu sebanyak-banyaknya selama magang di PT CPI,” papar Aras Mulyadi. 

Tahun ini, perguruan tinggi yang berpartisipasi adalah Universitas Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Lancang Kuning, Universitas Abdurrab Riau, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Lancang Kuning Dumai, dan Politeknik Negeri Bengkalis. 

Para peserta berasal dari berbagai latar belakang jurusan seperti teknik, sosial-politik, keuangan, administrasi, teknologi informasi, dan ilmu kebumian. Jumlah peserta dan latar belakang jurusan disesuaikan dengan kebutuhan operasi perusahaan saat ini. Peserta yang lolos terpilih di antara lebih dari 1.200 mahasiswa yang melamar melalui P2K2 Unri pada tahun ini. P2K2 merupakan mitra pelaksana untuk proses seleksi yang meliputi administrasi, tes potensi akademik, psikotes, dan wawancara 

Sertifikat dan pengalaman yang diperoleh dari program ini menjadi nilai tambah bagi para peserta dalam mencari pekerjaan. Tidak hanya pengalaman bekerja di PT CPI, Program Co-op ini juga menekankan nilai-nilai terkait keselamatan (safety), kepatuhan (compliance) dan integritas. *




Berita Lainnya