Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Pekanbaru Sukses Gelar KOCI ke-2
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Pekanbaru, belum lama.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Riau Nobar Film Susi Susanti Love All
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menggelar Nonton Bareng.

Rubrik : nasional
Tarif Cukai Vape akan Naik Lagi
Editor : wisly | Penulis: okezone.com
Kamis , 14 November 2019
ilustrasi

LABUAN BAJO - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memberi sinyal akan menaikkan tarif cukai rokok elektronik atau biasa disebut vape. Saat ini tarif cukai pada likuid vape sebesar 57%.

Kenaikan tarif cukai vape sejalan dengan naiknya tarif cukai rokok konvensional yang mulai berlaku 1 Januari 2020.

"Saya kira inline saja dengan policy tarif cukai rokok konvensional, Jika (cukai) rokok konvensional naik maka vape akan mengikuti," kata Direktur Jenderal Bea Cukai Heru Pambudi di Labuan Bajo, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Kenaikan cukai vape ini paralel dengan kenaikan cukai rokok konvensional yang mulai berlaku 1 Januari 2020. Namun, untuk besaran kenaikan tarif cukai vape masih akan dibahas lebih lanjut.

"Mengenai berapanya (cukai vape naik) tunggu sebentar, 1-2 bulan lagi," kata Heru.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akhirnya secara resmi menaikkan cukai rokok. Kenaikan tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 152/2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

Aturan kenaikan cukai rokok telah ditandatangani Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pada 18 Oktober 2019.

Aturan menjelaskan jika Batas waktu pelekatan pita cukai yang telah dipesan dengan tarif masih dapat dilekatkan paling lambat tanggal 1 Februari 2020. Ini tertuang dalam pasal 2 ayat ii dari aturan tersebut.

Kenaikan tarif cukai dan rokok diterapkan secara bervariasi. Baik untuk Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Putih Mesin (SPM), Sigaret Kretek Tangan (SKT). Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2020 dengan kenaikan harga jual eceran rokok rata-rata 35%.*




Berita Lainnya