Minggu | 08 Desember 2019
Masjid Cheng Ho Rohil akan Datangkan 5.000 Pengunjung Setiap Bulan
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meyakini objek wisata religi masjid.


Minggu | 08 Desember 2019
PSMTI Dapat Membantu Pembangunan dan Mensejahterakan Masyarakat Riau
Warga Tionghoa sangat berperan dalam perkembangan ekonomi di Provinsi Riau..


Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.

Rubrik : pelalawan
MPA dan Crew Leader Meningkatkan Kompentensi Diri di PT RAPP
Editor : wisly | Penulis: rls
Kamis , 14 November 2019
Kegiatan diikuti 33 MPA dan 21 Crew Leader dari lima Kabupaten di Provinsi Riau. Di antaranya Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Merani.(ist)

PANGKALAN KERINCI - Pelatihan Penyiapan Lahan Tanpa Bakar dan Pelatihan Dasar Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan bagi Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Crew Leader dari program Desa Bebas Api, merupakan bentuk respon positif PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan diikuti 33 MPA dan 21 Crew Leader dari lima Kabupaten di Provinsi Riau, di antaranya Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kuantan Singingi dan Kepulauan Merani.

“Masalah Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pihak pemerintah saja tetapi pihak swasta dan instansi terkait juga harus ikut terlibat dalam pencegahan karhutla," tutur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio saat membuka kegiatan, Rabu (13/11) di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT), Town Site 2, Pangkalan Kerinci.

Dikatakannya, tujuan diadakannya pelatihan untuk menambah wawasan dan ilmu kita bersama. Karena selesai pelatihan diharapkan kepada peserta memiliki keterampilan untuk dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan.

GM SHR PT RAPP, Wan Jakh mengatakan, dalam pelatihan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, PT RAPP selalu bekerjasama dengan masyarakat dan pemerintah daerah.

"Untuk itu, RAPP mendukung penuh tindakan pencegahan karhutla, salah satunya melalui program Desa Bebas Api atau Free Fire Village Program (FFVP) yang mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahannya," jelas Wan Jack.

Hal senada juga disampaikan Manager FFVP PT RAPP, Sailal Arimi. Dikatakannya, melalui pelatihan ini, diharapkan MPA yang berada di berbagai desa, mampu meningkatkan keahlian mereka menghadapi kebakaran lahan dan hutan.

"Kami ingin mempersiapkan dan meningkatkan keahlian personil MPA dalam hal penanganan kebakaran. Semoga ke depannya, bila terjadi kebakaran di Desa, MPA dapat langsung mengambil tindakan pemadaman dengan tepat,'' jelas Sailal.*




Berita Lainnya