25 Zulhijjah 1441 H / Sabtu, 15 Agustus 2020
Lima Warga Pekanbaru Meninggal karena DBD
pekanbaru | Kamis, 14 November 2019
Editor : wisly | Penulis : Delvi Adri
ilustrasi DBD

PEKANBARU - Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menghantui Kota Pekanbaru. Hingga awal November 2019 ini sudah ada lima warga yang meninggal dunia.

"Mereka yang meninggal ini karena terlambat mendapat penanganan medis," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru M Amin, Kamis (14/11).

Amin menyebut sejak awal Januari 2019, setidaknya ada 365 warga Pekanbaru yang pernah terjangkit DBD. Sebagian warga yang terjangkit sudah sembuh. Sementara lima lainnya meninggal dunia.
"Satu orang yang baru meninggal kemarin, yaitu di Kecamatan Rumbai Pesisir tepatnya di Gang Sekolah II. Hasil peninjauan di lapangan, lingkungan tempat tinggalnya banyak air tergenang di parit," jelasnya.
Kata dia, Diskes akan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Sehingga nanti, penanganan DBD bisa dilakukan secara terpadu.

"Saya sudah perintahkan bawahan untuk membentuk tim baru dalam penanganan DBD yang melibatkan seluruh instansi terkait," jelasnya.

Di samping pembentukan tim terpadu, Diskes juga mengoptimalkan penanganan DBD di puskesmas. Amin kliam, penderita DBD di Pekanbaru menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

"Pada 2018, penderita DBD yang meninggal mencapai 10 orang. Penderita yang mendapat perawatan mencapai 600 orang lebih," ungkapnya.

Para penderita DBD yang meninggal kemungkinan terlambat dibawa ke sarana kesehatan. Karena, penderita hanya mengalami demam biasa pada gejala awalnya.

"Padahal, si penderita harus menjalani uji darah. Jika tak diperiksakan, risikonya bisa fatal," jelasnya.
Ia mengimbau, masyarakat agar memeriksakan kondisinya saat demam ke puskesmas terdekat. Kata dia, puskesmas yang tersebar di Pekanbaru telah memiliki laboratorium untuk cek darah. "Kalau ada trombosit pasien yang turun, kami cepat melakukan tindakan," jelasnya.*




Artikel Terbaru
nasional, Sabtu, 15 Agustus 2020
Pemerintah mengalokasikan subsidi energi mencapai Rp108,07 triliun.

dunia, Sabtu, 15 Agustus 2020
Pemerintah China turut mengomentari kesepakatan normalisasi hubungan.

pekanbaru, Sabtu, 15 Agustus 2020
Mengingat tanggal 17 Agustus tinggal beberapa hari lagi, dan situasi.

huawen, Sabtu, 15 Agustus 2020
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Pekanbaru,.

sportainment, Sabtu, 15 Agustus 2020
Bayern Munich melenggang ke semifinal Liga Champions. Robert.

meranti, Jumat, 14 Agustus 2020
Dalam rangka memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kepulauan.

nasional, Jumat, 14 Agustus 2020
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengalokasikan dana sebesar Rp48,8.

pekanbaru, Jumat, 14 Agustus 2020
Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 Riau bertambah 29 kasus baru..

pekanbaru, Jumat, 14 Agustus 2020
Berdasarkan data Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop.

nasional, Jumat, 14 Agustus 2020
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang.

Otomotif
Kamis , 06 Agustus 2020