6 Safar 1442 H / Kamis, 24 September 2020
Lima Warga Pekanbaru Meninggal karena DBD
pekanbaru | Kamis, 14 November 2019
Editor : wisly | Penulis : Delvi Adri
ilustrasi DBD

PEKANBARU - Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menghantui Kota Pekanbaru. Hingga awal November 2019 ini sudah ada lima warga yang meninggal dunia.

"Mereka yang meninggal ini karena terlambat mendapat penanganan medis," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru M Amin, Kamis (14/11).

Amin menyebut sejak awal Januari 2019, setidaknya ada 365 warga Pekanbaru yang pernah terjangkit DBD. Sebagian warga yang terjangkit sudah sembuh. Sementara lima lainnya meninggal dunia.
"Satu orang yang baru meninggal kemarin, yaitu di Kecamatan Rumbai Pesisir tepatnya di Gang Sekolah II. Hasil peninjauan di lapangan, lingkungan tempat tinggalnya banyak air tergenang di parit," jelasnya.
Kata dia, Diskes akan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Sehingga nanti, penanganan DBD bisa dilakukan secara terpadu.

"Saya sudah perintahkan bawahan untuk membentuk tim baru dalam penanganan DBD yang melibatkan seluruh instansi terkait," jelasnya.

Di samping pembentukan tim terpadu, Diskes juga mengoptimalkan penanganan DBD di puskesmas. Amin kliam, penderita DBD di Pekanbaru menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

"Pada 2018, penderita DBD yang meninggal mencapai 10 orang. Penderita yang mendapat perawatan mencapai 600 orang lebih," ungkapnya.

Para penderita DBD yang meninggal kemungkinan terlambat dibawa ke sarana kesehatan. Karena, penderita hanya mengalami demam biasa pada gejala awalnya.

"Padahal, si penderita harus menjalani uji darah. Jika tak diperiksakan, risikonya bisa fatal," jelasnya.
Ia mengimbau, masyarakat agar memeriksakan kondisinya saat demam ke puskesmas terdekat. Kata dia, puskesmas yang tersebar di Pekanbaru telah memiliki laboratorium untuk cek darah. "Kalau ada trombosit pasien yang turun, kami cepat melakukan tindakan," jelasnya.*




Artikel Terbaru
etalase, Kamis, 24 September 2020
PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) kembali memperoleh.

dunia, Kamis, 24 September 2020
Nama 4 orang Indonesia turut masuk dalam daftar orang terkaya di.

etalase, Kamis, 24 September 2020
Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) kembali.

pekanbaru, Kamis, 24 September 2020
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, mengharapkan Riau Science Techno.

kampar, Kamis, 24 September 2020
Pemangku kepentingan dan seluruh elemen masyarakat diharapkan.

nasional, Kamis, 24 September 2020
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menanggapi usulan Wakil Ketua Dewan.

etalase, Kamis, 24 September 2020
Usai melakukan zoom meeting Asian Agri bersama Petani Sukses Binaan.

otomotif, Kamis, 24 September 2020
Kondisi yang penuh tantangan akibat pandemic COVID-19 tidak.

politik, Rabu, 23 September 2020
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siak secara resmi menetapkan tiga pasang.

pekanbaru, Rabu, 23 September 2020
Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) telah berlangsung sepekan.

Otomotif