6 Rabiul Awwal 1442 H / Jumat, 23 Oktober 2020
Lima Warga Pekanbaru Meninggal karena DBD
pekanbaru | Kamis, 14 November 2019
Editor : wisly | Penulis : Delvi Adri
ilustrasi DBD

PEKANBARU - Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menghantui Kota Pekanbaru. Hingga awal November 2019 ini sudah ada lima warga yang meninggal dunia.

"Mereka yang meninggal ini karena terlambat mendapat penanganan medis," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru M Amin, Kamis (14/11).

Amin menyebut sejak awal Januari 2019, setidaknya ada 365 warga Pekanbaru yang pernah terjangkit DBD. Sebagian warga yang terjangkit sudah sembuh. Sementara lima lainnya meninggal dunia.
"Satu orang yang baru meninggal kemarin, yaitu di Kecamatan Rumbai Pesisir tepatnya di Gang Sekolah II. Hasil peninjauan di lapangan, lingkungan tempat tinggalnya banyak air tergenang di parit," jelasnya.
Kata dia, Diskes akan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Sehingga nanti, penanganan DBD bisa dilakukan secara terpadu.

"Saya sudah perintahkan bawahan untuk membentuk tim baru dalam penanganan DBD yang melibatkan seluruh instansi terkait," jelasnya.

Di samping pembentukan tim terpadu, Diskes juga mengoptimalkan penanganan DBD di puskesmas. Amin kliam, penderita DBD di Pekanbaru menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

"Pada 2018, penderita DBD yang meninggal mencapai 10 orang. Penderita yang mendapat perawatan mencapai 600 orang lebih," ungkapnya.

Para penderita DBD yang meninggal kemungkinan terlambat dibawa ke sarana kesehatan. Karena, penderita hanya mengalami demam biasa pada gejala awalnya.

"Padahal, si penderita harus menjalani uji darah. Jika tak diperiksakan, risikonya bisa fatal," jelasnya.
Ia mengimbau, masyarakat agar memeriksakan kondisinya saat demam ke puskesmas terdekat. Kata dia, puskesmas yang tersebar di Pekanbaru telah memiliki laboratorium untuk cek darah. "Kalau ada trombosit pasien yang turun, kami cepat melakukan tindakan," jelasnya.*




Artikel Terbaru
dunia, Jumat, 23 Oktober 2020
Spanyol menjadi negara Eropa Barat pertama yang mengumumkan satu juta.

kampar, Jumat, 23 Oktober 2020
Suradi (50) terharu mendapatkan bantuan bedah rumah layak huni dari.

huawen, Jumat, 23 Oktober 2020
Tionghoa Peduli Covid 19 Riau, belum lama ini, menyerahkan 100 pcs.

potensa, Jumat, 23 Oktober 2020
Honda Soekarno-Hatta, dealer mobil Honda di Pekanbaru menyediakan.

nasional, Jumat, 23 Oktober 2020
Jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam 24 jam terakhir.

etalase, Kamis, 22 Oktober 2020
BPJamsostek Kanwil SumbarRiau dan Kepri dan Perum BULOG sepakat.

pekanbaru, Kamis, 22 Oktober 2020
Agen bus dan penumpang di Terminal Tipa A Payung Sekaki, Kecamatan.

dunia, Kamis, 22 Oktober 2020
Pemerintah Brasil membatalkan rencana untuk membeli vaksin Covid-19.

politik, Kamis, 22 Oktober 2020
KPU Riau meminta Paslon Pilkada 2020 selama masa kampanye tak hanya.

nasional, Kamis, 22 Oktober 2020
Pemerintah menyalurkan bantuan presiden (Banpres) usaha mikro kecil.

Otomotif
Senin , 19 Oktober 2020