22 Zulqaidah 1441 H / Senin, 13 Juli 2020
Satres Narkoba Polres Rohul Tangkap Tiga Pengedar Narkoba
hukum | Kamis, 14 November 2019
Editor : wisly | Penulis : Hendra
ilustrasi

PASIR PANGARAIAN - Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu (Rohul), Senin (11/11) siang menggerebek rumah yang diduga pemilik pengedar narkoba jenis sabu dan pil ekstasi di Dusun 1 Jurong Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam. Terduga pria berinisial AH (25) berhasil ditangkap anggota Satres Narkoba Polres Rohul saat tengah tertidur di kamar.

Tersangka AH tak berkutik saat ditangkap. Dari tangan terduga, polisi berhasil menyita barang bukti 430 butir diduga pil ekstasi, 3 paket diduga narkotika jenis sabu seberat sekitar 4 gram, 1 handphone samsung, 1 timbangan digital, 1 kotak rokok sampoerna.

"Selain itu juga disita satu pack plastik klip bening, satu kotak tupperware, serta dua plastik warna hitam dan warna biru," kata Kapolres Rohul, AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Paur Humas Polres, Ipda Feri Fadli SH kepada wartawan, Kamis (14/11).

Feri mengatakan, tersangka AH ditangkap atas informasi diterima anggota Satres Narkoba Polres Rohul, Minggu (10/11), bahwa ada sebuah rumah di Dusun 1 Jurong Desa Bonai yang sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Tidak menunggu lama, Kasat Reserse Narkoba Polres Rohul, AKP Masjang Effendi memerintahkan personel melakukan penyelidikan dan membuahkan hasil. Pada Senin siang sekitar pukul 12.45 WIB, personel Satres Narkoba Polres Rohul berhasil menangkap tersangka AH.

"Ketika dilakukan penangkapan, saat itu terlapor sedang tidur di dalam kamar rumahnya. Tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Polres Rokan Hulu guna proses penyelidikan lebih lanjut," kata Paur Humas. 
Selain itu, Satres Narkoba Polres Rohul juga berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu di wilayah PT Ekadura Indonesia Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam.

Dalam pengungkapan itu, dua lelaki yang diduga pengedar narkoba jenis sabu berhasil ditangkap. Keduanya adalah, JS alias Joni (26 tahun) warga PT Ekadura Indonesia dan rekannya SF alias Didin (36 tahun) karyawan swasta warga Perumahan Sei Manding PT Ekadura Indonesia.

"Keduanya ditangkap pada Selasa (12/11) sore di gubuk kawasan kuari PT Ekadura Indonesia, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam," sebut Ipda Feri.

Selain menangkap tersangka JS dan SF, petugas juga menyita sejumlah barang bukti dari keduanya. Antara lain, 3 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekira 4,8 gram, uang tunai Rp2.150.000, 1 handphone nokia, 1 timbangan digital, 1 pack plastik bening, 1 kotak permen mentos, serta 2 plastik warna hijau dan biru.
"Semetara barang bukti disita dari terlapor SF, yaitu satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat sekira 0,30 gram, satu kaca pirex, satu bong, dan 1 handphone merk Vivo warna hitam. Kedua tersangka sudah diamankan di kantor polisi," tambah Feri.*




Artikel Terbaru
dumai, Minggu, 12 Juli 2020
Semua pasien positif Corona di Kota Dumai dinyatakan sembuh oleh.

rohul, Minggu, 12 Juli 2020
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul), mulai himpun.

hukum, Minggu, 12 Juli 2020
Sebanyak 8 unit sepeda motor diamankan dalam Patroli Lancang Kuning.

hukum, Minggu, 12 Juli 2020
Keberhasilan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM).

pekanbaru, Minggu, 12 Juli 2020
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau mengumumkan bahwa.

nasional, Minggu, 12 Juli 2020
Indonesia punya banyak pulau yang indah dan eksotik. Bali dan Lombok.

inhu, Minggu, 12 Juli 2020
Pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah dengan tatap.

dunia, Minggu, 12 Juli 2020
Dua orang anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berangkat ke China.

pelalawan, Minggu, 12 Juli 2020
Di tengah pandemi Covid-19 atau virus corona, Dinas Pendidikan.

sportainment, Sabtu, 11 Juli 2020
Satu tim sudah dipastikan terdegradasi dari Premier League 2019/2020..

Otomotif