Kamis | 05 Desember 2019
PSMTI Riau Audiensi Dengan Wagubri
Menjelang pengukuhan dewan dan pelantikan pengurus Paguyuban Sosial Marga.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Pekanbaru Sukses Gelar KOCI ke-2
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Pekanbaru, belum lama.


Rabu | 04 Desember 2019
PSMTI Riau Nobar Film Susi Susanti Love All
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau menggelar Nonton Bareng.

Rubrik : nasional
Utang Luar Negeri RI Rp 5.557 Triliun di Kuartal III-2019
Editor : wisly | Penulis: detik.com
Jumat , 15 November 2019
ilustrasi

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis data utang luar negeri (ULN) periode kuartal III sebesar US$ 395,6 miliar atau setara dengan Rp 5.557,9 triliun (kurs Rp 14.100).

Dalam keterangan resmi BI disebutkan ULN ini tumbuh 10,2% dibandingkan pertumbuhan kuartal sebelumnya yang dipengaruhi oleh meningkatnya pertumbuhan ULN pemerintah di tengah perlambatan ULN swasta.

Utang luar negeri ini terdiri dari ULN publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar US$ 197,1 miliar atau sekitar Rp 2.779,1 triliun. Kemudian untuk ULN swasta termasuk BUMN US$ 198,5 miliar atau Rp 2.798,5 triliun.

"Pertumbuhan ULN pemerintah meningkat sejalan dengan optimisme investor asing terhadap prospek perekonomian nasional," tulis keterangan resmi BI, dikutip Jumat (15/11/2019).

Pertumbuhan ULN pemerintah meningkat sejalan dengan optimisme investor asing terhadap prospek perekonomian nasional. Posisi ULN pemerintah pada akhir kuartal III 2019 tercatat sebesar US$194,4 miliar atau tumbuh 10,3% (yoy), meningkat dari 9,1% (yoy) kuartal sebelumnya.

Kemudian disebutkan sepanjang kuartal III 2019, investor nonresiden membukukan pembelian neto Surat Berharga Negara (SBN) domestik yang cukup besar sehingga mendorong kenaikan ULN Pemerintah.

Perkembangan ini mencerminkan kepercayaan investor yang tinggi terhadap prospek perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global, serta imbal hasil investasi aset keuangan domestik yang menarik.

Pengelolaan ULN pemerintah diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, dengan porsi terbesar pada beberapa sektor produktif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yaitu sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (19,0% dari total ULN Pemerintah), sektor konstruksi (16,5%), sektor jasa pendidikan (16,0%), sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (15,3%), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (13,7%).*




Berita Lainnya