Selasa | 21 Januari 2020
Panitia Imlek Bersama Audiensi Dengan Wagubri
Panitia Imlek Bersama yang terdiri dari berbagai ormas Tionghoa, Lembaga.


Selasa | 21 Januari 2020
Siswa SPN Polda Riau GoRo di Vihara Satya Dharma
Sekitar 203 siswa SPN Polda Riau berkunjung ke Vihara Satya Dharma (Kelenteng.


Senin | 20 Januari 2020
Vihara Dhamma Metta Arama Serahkan 400 Paket Sembako
Memudahkan warga Tionghoa kurang mampu untuk merayakan Tahun Baru Imlek,.

Rubrik : dunia
Tiga WNI Meninggal dalam Insiden Perkelahian di Malaysia
Editor : wisly | Penulis: republika
Jumat , 06 Desember 2019
ilustrasi

KUALA LUMPUR - Tiga pria warga negara Indonesia (WNI) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terluka di sebuah rumah di dekat Gedok, Gemencheh di Tampin, Negara Bagian Negeri Sembilan, Malaysia, Kamis (5/12) malam.

Media setempat Harian Metro, Jumat, menyebutkan mereka meninggal menyusul kejadian sekitar pukul 24.00 tengah malam waktu setempat. Polisi kemudian menahan tiga laki-laki warga Indonesia berusia 29 hingga 42 tahun di lokasi untuk membantu investigasi.

Wakil Kepala Polisi Negeri Sembilan, Senior Asisten Komisioner Che Zakaria Othman mengatakan, aparat menemukan sabit panjang dan pisau yang dipercayai digunakan dalam perkelahian. “Setelah mendapat informasi kejadian pertengkaran di sebuah rumah kongsi yang didiami warga Indonesia, polisi bergegas ke lokasi dan menemui tiga laki-laki dalam keadaan terbaring dan berlumuran darah dengan luka," katanya.

Dia mengatakan, ketiga korban yang dipastikan meninggal dunia adalah pekerja ladang perusahaan lain. Mereka sedang bertandang ke rumah tersebut. Sedangkan tiga pelaku yang ditahan adalah penghuni rumah.

“Mayat korban dibawa ke Hospital Tuanku Jaafar (HTJ), Seremban. Pelaku akan direman (ditahan) hari ini,” katanya. Dia mengatakan, pihaknya masih memburu dua orang lagi yang dipercayai terlibat dalam kejadian ini yang dikenali sebagai Ari dan Ojak atau Razak.

Koordinator Fungsi Pensosbud KJRI Johor Bahru Anang Fauzi Firdaus ketika dikonfirmasi kejadian tersebut mengatakan, Staf Teknis Polisi KJRI Johor Bahru sudah menghubungi Kepolisian Seremban, Negara Bagian Negeri Sembilan.*




Berita Lainnya