Selasa | 21 Januari 2020
Panitia Imlek Bersama Audiensi Dengan Wagubri
Panitia Imlek Bersama yang terdiri dari berbagai ormas Tionghoa, Lembaga.


Selasa | 21 Januari 2020
Siswa SPN Polda Riau GoRo di Vihara Satya Dharma
Sekitar 203 siswa SPN Polda Riau berkunjung ke Vihara Satya Dharma (Kelenteng.


Senin | 20 Januari 2020
Vihara Dhamma Metta Arama Serahkan 400 Paket Sembako
Memudahkan warga Tionghoa kurang mampu untuk merayakan Tahun Baru Imlek,.

Rubrik : pekanbaru
Gubri Ingatkan Kemarau Panjang di Tahun 2020
Editor : wisly | Penulis: antarariau
Senin , 16 Desember 2019
Gubernur Riau, Syamsuar

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, kembali mengingatkan warganya untuk tetap mewaspadai kemarau panjang akan melanda daerah itu pada 2020, karena berpotensi kembali bisa terbakarnya hutan dan lahan.

"Kebakaran hutan dan lahan tahun 2019 sudah berdampak banyaknya Riau mengalami kerugian, banyak yang sakit, anak-anak sering libur sekolah, penerbangan tertunda dan lainnya," kata Syamsuar di Pekanbaru, Minggu (15/12).

Pada acara "Salam kebangsaan, parade Bhineka tunggal ika, Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Riau 2019, Memperkuat persatuan, memperkokoh NKRI, digelar di Jl Gajah Mada, Kota Pekanbaru, dia mengatakan cara Salam Kebangsaan yang dihadiri 33 paguyuban kesenian dan ikatan keluarga dari beragam suku dan etnis di Riau itu, sekaligus menjadi momen bagi Gubernur Riau untuk mengimbau seluruh penduduknya agar menjaga hutan untuk menghindari kebakaran.

"Jangan sampai terulang lagi bencana serupa, karenanya menjaga lingkungan agar tidak lagi terjadi kabut asap adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk 33 paguyuban ini, agar Riau tetap menjadi aman dan kondusif," katanya.

Dari 33 paguyuban dan Ikatan Kerukunan Keluarga di Riau itu, katanya, memiliki perbedaan tetapi potensi itu harus dikelola dengan baik untuk NKRI. Setiap kita memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing yang beraneka ragam itu, tetapi harus diterima dengan lapang dada.

Mari hidup dengan penuh rasa syukur, katanya lagi dan menekankan perkuat integritas dan tingkatkan kewaspadaan terhadap ancaman dan gangguan sehingga parade Bhinneka Tunggal Ika ini penting dan strategis sebagai sarana menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sebelumnya berdasarkan catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa 2020 khusus di Riau diperkirakan musim kemarau pajang selama tujuh bulan, dan dari 12 bulan hanya lima bulan basah, selebihnya kering.

Musim kering pada 2020 diprediksi akan terjadi empat bulan pertama di awal tahun sejak Februari, setelah itu, Riau akan memasuki musim penghujan dan diprediksi kembali dilanda musim kering pada Agustus hingga Oktober 2020.*




Berita Lainnya