Sabtu | 15 Februari 2020
PSMTI Riau Gelar Seminar Bisnis Untuk Bersaing di Era Digital
Sekitar 120 peserta mengikuti seminar dengan tema "Siapkah Bisnis Anda.


Minggu | 09 Februari 2020
IKTS Gelar Imlek Bersama
Ikatan Keluarga Tionghua Selatpanjang dan Sekitarnya (IKTS) menggelar Imlek.


Minggu | 09 Februari 2020
Ribuan Warga Pekanbaru Meriahkan Perayaan Cap Go Meh
Ribuan warga Pekanbaru memeriahkan perayaan Cap Go Meh 2571/2020 di Kampung.

Rubrik : dumai
Dinkes Dumai Gandeng KKP Cegah Masuknya Virus Corona
Editor : wisly | Penulis: Bambang
Kamis , 23 Januari 2020
ilustrasi

DUMAI - Untuk mencegah masuknya virus Corona, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai menggandeng Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kota Dumai memperkuat pengawasan di pintu masuk, khususnya pelabuhan.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinkes Kota Dumai, Syahrinaldi didampingi Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Dumai, Nurbaiti, kepada wartawan, di ruang kerjanya.

Menurutnya, antitipasi dilakukan dengan mengecek kesehatan WNA yang masuk ke Dumai. Pengecekan bekerja sama dengan KKP Kota Dumai dengan cara mendeteksi suhu tubuh WNA dengan alat khusus yang termasang di pintu masuk seperti Pelabuhan.
Menurut Nurbaiti, virus tersebut merupakan virus yang sangat berbahaya dan dapat mematikan seseorang yang terjangkit.

"Oleh karena itu, kami sudah koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan membahas upaya pencegahan masuknya virus Corona. Dinkes juga sudah menerjunkan petugas untuk bergabung dengan KKP melakukan pemeriksaan di pintu-pintu masuk Kota Dumai," katanya.

Lanjutnya, upaya ini juga dilakukan guna menindaklanjuti surat dari Kemenkes RI terkait pencegahan masuknya virus Corona ke Indonesia khususnya Kota Dumai. 
Terkait apakah sudah ada warga Dumai yang terjangkit virus mematikan itu. Nurbaiti menjawab, belum ada.

"Alhamdulilah, belum ada yang terjangkit. Sampai hari ini kami belum menerima laporan adanya warga Dumai yang terjangkit virus Corona. Mudah-mudahan tidak terjadi," kata Nurbaiti. 
Namun Nurbaiti berharap warga Dumai tetap waspada, kenali ciri-cirinya. Salah satunya badan panas tinggi, batuk, sesak, nyeri kepala, nyeri badan. 
"Untuk itu, apabila terjadi ciri-ciri seperti it segera dilakukan pemeriksaan di rumah sakit terdekat," ucapnya.

Kepala KKP Kelas III Kota Dumai, Efrizon didampingi Kasi Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemilogi, Suprapto mengungkapkan, menindaklanjuti surat edaran Dirjen Kemenkes Nomor PM.0402/III/43/2020, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan istansi terkait.
"Kita sudah melakukan pertemuan dengan pihak Dinkes dan RSUD Dumai, sebagai rumah sakit rujukan di provinsi Riau," katanya, Kamis (23/1).

Dirinya menerangkan, tidak hanya melakukan pertemuan dengan istansi terait, pihaknya juga melakukan pertemuan dengan Asosiasi Pengusaha Jasa Keagenan Kapal (INSA) Dumai. 
Dirinya menerangkan, saat melakukan pertemuan dengan INSA Dumai, pihaknya juga telah menyampaikan beberapa hal, termasuk untuk melapokan kepada pihanya jika ada ABK kapal dari Cina yang mengalami sakit, agar dilakukan pengecekan. 

"Sejauh ini kita belum menemukan ada ABK kapal-kapal dari Cina yang terkena virus corona, mudah mudahan jangan sampai ada," harapnya.

Dirinya menjelaskan, pihaknya tetap waspada karena masa inkubasi virus corona ini 14 hari sejak seseorang terjangkit. Untuk itulah informasi dari kapal-kapal sangat dibutuhan untuk langkah selanjutnya.*




Berita Lainnya