1 Safar 1442 H / Sabtu, 19 September 2020
PGN Tetapkan Arcandra Tahar Sebagai Komisaris Utama
nasional | Jumat, 24 Januari 2020
Editor : wisly | Penulis : Novi Kawandi
Foto bersama.

PEKANBARU - Sebagai komitmen untuk melaksanakan prinsip tata kelola perusahaan sesuai Good Corporate Covernance (GCG) dan sesuai instruksi pemerintah, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Auditorium PGN di Jakarta.

Pada agenda ini memutuskan Arcandra Tahar sebagai Komisaris Utama PGN mengganti IGN Wiratmaja Puja. Sebelum dipilih menjadi Komisaris Utama, Arcandra Tahar menjabat sebagai wakil menteri ESDM.

"Sesuai dengan arahan Kementerian BUMN dan pengumuman ke Bursa Efek Indonesia, Pemegang Saham, dan media massa, hari ini kami menggelar RUPSLB untuk pergantian Komisaris Utama. Semuanya berjalan lancar. Para pemegang saham yang berwenang, menyetujui keputusan telah yang tetapkan," kata Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama dalam rilis PGN Area Pekanbaru, belum lama ini.

Rachmat mengatakan, keputusan pergantian Komisaris Utama ini merupakan keputusan mutlak pemegang saham. Selain itu, keputusan berdasarkan hasil pemungutan suara sebanyak 
19.250.099.261 lembar saham. 

"Bergabungnya Pak Arcandra Tahar di PGN, diharapkan dapat memperkokoh kinerja dewan komisaris, direksi, dan manajemen PGN," kata Rachmat.

Sampai akhir 2019, PGN telah menyalurkan gas bumi kurang lebih 3000 BBTUD untuk melayani lebih dari 359.000 pelanggan di 63 kota/ kabupaten, dengan cakupan infrastrukur pipa gas bumi lebih dari 10.500 km. Termasuk jaringan gas untuk melayani sektor rumah tangga sepanjang lebih dari 3800 km.

PGN pun merencanakan proyeksi strategis yang hendak direalisasikan di 2020. PGN menargetkan untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi secara masif. Hal ini dalam rangka memenuhi kebutuhan energi domestik yang semakin meningkat dan berperan dalam mengurangi defisit neraca migas.

"Target pengembangan infrastruktur gas untuk 2020 akan difokuskan untuk Pembangunan terminal LNG dengan kapasitas 40 BBTUD dan LNG filling dengan kapasitas 10 BBTUD di Teluk Lamong agar bisa menjangkau wilayah baru di Jawa Timur, penyelesaian transmisi Gresik - Semarang dan pengembangan infrastruktur distribusi di Sumatera Jawa,  pengembangan Jargas rumah tangga di 49 wilayah Kota/ Kabupaten, serta gasifikasi kilang minyak terutama Kilang Cilacap dan Kilang Balikpapan," tambahnya.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan, untuk meningkatkan efisiensi pada seluruh program kerja PGN. Dukungan dari Pemerintah dan seluruh stakeholder diperlukan untuk mencapat target-target ini.

Selama ini, PGN juga melaksanakan mandat pemerintah untuk membangun infrastruktur jargas rumah tangga. Di tahun 2020, pembangunan jargas menggunakan anggaran APBN akan dibangun sebanyak 266.070 SR. Selain itu, PGN juga mengembangkan Jargas Kita Mandiri dengan target 50.000 SR di 16 wilayah Kota/ Kabupaten.

"2020 merupakan tahun yang cukup potensial. Sehubungan dengan program pemerintah untuk menekan defisit neraca migas dan perdagangan, diharapkan pemanfaatan gas bumi akan meningkat di seluruh sektor termasuk secara kinerja keuangan. Di sisi lain, kenaikan beban tetap dijaga dengan efisien," katanya.*




Artikel Terbaru
dunia, Jumat, 18 September 2020
Sebuah laporan statistik memperkirakan populasi Israel kini telah.

etalase, Jumat, 18 September 2020
Isu tentang pelabelan makanan yang menggunakan Palm Oil Free (POF).

etalase, Jumat, 18 September 2020
Telkomsel sebagai leading digital telco company berkomitmen untuk.

etalase, Jumat, 18 September 2020
Sesuai komitmen bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

sportainment, Jumat, 18 September 2020
Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, mengucapkan terima.

pekanbaru, Jumat, 18 September 2020
Jumlah pasien konfirmasi positif covid-19 terus bertambah di Kota.

dumai, Kamis, 17 September 2020
Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai kembali melaporkan penambahan kasus.

dunia, Kamis, 17 September 2020
Kasus virus corona global diperkirakan akan melewati angka 30 juta.

hukum, Kamis, 17 September 2020
Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar, dan Kepala Dinas Kesehatan.

sportainment, Kamis, 17 September 2020
FIFA baru saja merilis peringkat dunia terbaru hari ini, Kamis 17.

Otomotif