Rabu | 25 Maret 2020
Tionghoa Pekanbaru Serahkan Bantuan APD Cegah Covid-19
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama organisasi.


Rabu | 25 Maret 2020
Tradisi Ritual Cheng Beng di Selatpanjang Dibatalkan
Pelaksanaan tradisi ziarah kubur, atau dikenal dengan istilah Cheng Beng di.


Senin | 09 Maret 2020
PUB Bodhisattva Mahasthamaprapta Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan Rumah Bahagia
Menyambut Hari Besar Bodhisattva Mahasthamaprapta (Se Thian Putco ), Persamuan.

Rubrik : hukum
Polresta Pekanbaru Sita 947,1 Gram Sabu
Editor : wisly | Penulis: Linda
Selasa , 04 Februari 2020
SABU - Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, bersama Kasatnarkoba, Kompol Deddy Herman, dan Kanit Opsnal Satresnarkoba, Iptu Noki Loviko, memperlihatkan sabu yang disita dari tangan tersangka MN, saat ekpsos di Mapolresta Pekanbaru

PEKANBARU - Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru menangkap seorang pengedar narkotika  jenis sabu berinisial MN. Barang bukti yang yang disita dari tangan pria berusi 23 tahun itu seberat 947,1 gram sabu.

"Tersangka berinisial MN. Sudah ditahan untuk penyidikan lebih lanjut," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, didampingi Kasat Narkoba, Kompol Deddy Herman, dan Kanit Opsnal, Iptu Noki Loviko, Selasa (4/2).

Nandang menjelaskan,  penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwa ada peredaran narkoba  di Jalan Adi Sucipto, Gang Sumber Jay, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.

Polisi langsung melakukan penyelidikan  ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah cukup bukti, polisi menangkap MN pada 28 Januari 2020, sekitar pukul  09.30 WIB. "Tersangka ditangkap di rumahnya,' kata Nandang.

Sehari-hari MN merupakan pengangguran, dan dia mengisi waktu dengan menjaga warung. Selain menguasai narkoba, MN juga mengedarkan sabu di Pekanbaru dan sekitarnya. 

Dari penggeledahan, polisi menyita 14 plastik bening berisi sabu terdiri dari 1 bungkus besar, 2 bungkus sedang dan 11 paket kecil.  "Total berat sabu 947,1 gram," kata Nandang.

Selain itu, polisi juga menyita 4 unit timbangan digital, 2 botol pomade rambut warna hijau, 2  unit handphone, 1  plastik bening ukuran besar, 1 buah plastik teh hijau chinese pin wei,  3  plastik kuning dan ratusan plastik bening pembungkus sabu.

Berdasarkan pengakuan MN, barang haram itu diperolehnya dari 
Tepu  dan Uda. Kedua orang itu masih dicari polisi. "Masih DPO," kata Nandang.

Nandang mengungkapkan, penyidik masih mengembangkan kasus. Termasuk dari mana sabu berasal. Dia  meyakini, sabu berasal dari luar Pekanbaru 

Dari pengungkapan ini, polisi berhasil menyelamatkan ribuan jiwa karena narkoba.  "Sekitar 5.682 jiwa diselamatkan dari narkoba," cakap Nandang. *




Berita Lainnya