Rabu | 25 Maret 2020
Tionghoa Pekanbaru Serahkan Bantuan APD Cegah Covid-19
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama organisasi.


Rabu | 25 Maret 2020
Tradisi Ritual Cheng Beng di Selatpanjang Dibatalkan
Pelaksanaan tradisi ziarah kubur, atau dikenal dengan istilah Cheng Beng di.


Senin | 09 Maret 2020
PUB Bodhisattva Mahasthamaprapta Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan Rumah Bahagia
Menyambut Hari Besar Bodhisattva Mahasthamaprapta (Se Thian Putco ), Persamuan.

Rubrik : kampar
Ninik Mamak dan Alim Ulama Bagian Forkopimda Kampar
Editor : wisly | Penulis: Adi
Kamis , 06 Februari 2020
Pengukuhan Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto sebagai Payung Panji adat Kabupaten Kampar.(adi)

BANGKINANG KOTA - Masyarakat Adat Kabupaten Kampar mendapatkan kado istimewa dari Payung Panji Adat pada hari jadi Kabupaten Kampar ke-70. Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto menyampaikan ninik mamak dan alim ulama menjadi bagian Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kampar, Kamis (7/2).

Bupati Kabupaten Kampar dalam sambutannya pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar mengatakan, Kampar merupakan negeri beradat dan religius. Oleh karena itu, Ninik Mamak melalui Lembaga Adat Kampar (LAK) dan Alim Ulama melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi bagian dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kampar.

Dengan masuknya LAK dan MUI sebagai bagian dari Forkopimda Kabupaten Kampar,lanjutnya, maka ninik mamak dan alim ulama akan diikutkan pada setiap pengambilan kebijakan Pemkab Kampar dalam mempercepat pembangunan.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK), H Sartuni Datuk Paduko Majo mengaku bahagia dengan dimasukkannya LAK dan MUI sebagai bagian dari Forkopimda Kampar.

"Semenjak kita melantik Panji Adat pada tahun 1986, belum pernah LAK dan MUI menjadi bagian dari Forkopimda. Baru kali ini Bupati yang menjadikan LAK dan MUI sebagai bagian dari Forkopimda. Ini merupakan sebuah penghormatan besar yang luar biasa bagi kita masyarakat adat Kampar," ungkap Sartuni.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kampar untuk mendukung program yang dilaksanakan Pemkab Kampar. "Mari kita berikan kesempatan kepada Payung Panji Adat Kampar untuk membangun Kabupaten Kampar guna mencapai kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kampar," ungkap Sartuni Datuk Paduko Majo.

Hal senada disampaikan Muliyas SH MH Datuk Godang Pucuk Adat Kenegerian Tambang - Terantang. Muliyas menyambut baik dengan suka cita penuh bahagia akan terobosan dan keberanian Bupati Kampar untuk menjadikan LAK dan MUI sebagai Forkopimda Kampar.

Muliyas Datuk Godang mengatakan, kebijakan dan terobosan Bupati untuk menjadikan LAK dan MUI sebagai bagian dari Forkopimda Kampar merupakan penghargaan dan penghormatan besar bagi masyarakat adat Kampar. 

Muliyas Datuk Godang menilai Bupati Kampar merupakan orang yang arif dan bijaksana. Sebagai payung panji adat beliau sangat paham dengan budaya dan hukum adat-istiadat di negeri beradat dan religius yang disebut sebagai negeri Serambi Mekkahnya Provinsi Riau.*




Berita Lainnya