Rabu | 25 Maret 2020
Tionghoa Pekanbaru Serahkan Bantuan APD Cegah Covid-19
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama organisasi.


Rabu | 25 Maret 2020
Tradisi Ritual Cheng Beng di Selatpanjang Dibatalkan
Pelaksanaan tradisi ziarah kubur, atau dikenal dengan istilah Cheng Beng di.


Senin | 09 Maret 2020
PUB Bodhisattva Mahasthamaprapta Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan Rumah Bahagia
Menyambut Hari Besar Bodhisattva Mahasthamaprapta (Se Thian Putco ), Persamuan.

Rubrik : nasional
RAPP Sabet Gold Winner InMA 2020
Editor : wisly | Penulis:
Senin , 10 Februari 2020

BANJARMASIN - PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menyabet gelar bergengsi pada ajang puncak apresiasi bagi para pegiat media yang diselenggarakan oleh Serikat Perusahaan Pers (SPS).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat malam (7/2/2020) itu, PT RAPP menyabet Gold Winner pada kategori Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA) melalui majalah April Digest edisi Januari-April 2019.

Internal Communication Coordinator Corporate Communications Department PT RAPP Fitri langsung menerima penghargaan yang diserahkan oleh Ketua Bidang SPS Pusat Irwa R Zarkasi.

Atas penghargaan mengangkat tema “Kreasi yang Menginspirasi Negeri” itu , Fitri mengapresiasi dukungan seluruh tim yang terlibat dalam menerbitkan majalah tersebut.

“Terimakasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras menerbitkan APRIL Digest hingga meraih Gold Winner,” katanya.

APRIL Digest edisi Januari-April 2019 yang merupakan edisi ke-13 mengulas seputar perkembangan dan kegiatan Asia Pacific Rayon (APR). Bagian sampul majalah dihiasi dengan peragaan busana yang menggunakan tekstil viskosa atau serat kain non sintetis yang terbuat dari selulosa kayu.

Sebagai produsen viskosa terbesar di Asia dengan kapasitas tahunan 240.000 ton. APR secara resmi memasuki pasar komersial industri tekstil dengan keikutsertaan perdananya dalam acara tahunan peragaan busana Indo Intertex pada akhir Maret 2019.

Sementara itu, acara penyerahan piala yang dilaksanakan di Hotel Mercure, Banjarmasin tersebut diikuti oleh 679 entri terbagi ke dalam empat kompetensi meliputi Indonesia Print Media Awards (IPMA), Indonesia Inhouse Magazine Awards (InMA), Indonesia Student Print Media Awards (ISPRIMA), dan Indonesia Young Readers Awards (IYRA).

Sebanyak sembilan juri diterjunkan untuk memberikan penilaian. Mereka adalah Ahmad Djauhar (Sekretaris Dewan Pertimbangan SPS Pusat), Asmono Wikan (Sekretaris Jenderal SPS Pusat), Danu Kusworo (Redaktur Foto Harian KOMPAS), Oscar Motulloh (kurator pewarta foto Kantor Berita ANTARA), Mas Sulistyo (Design Director DM ID), dan Nina M. Armando (Ketua Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UI), Ndang Sutisna (Direktur Eksekutif First Position Group), Ika Sastrosoebroto (President Director Prominent PR), dan Agus Sudibyo (Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Dewan Pers)

Hasil pengamatan Danu, juri InMA dan ISPRIMA, ada banyak hal yang mengejutkan pada kompetisi tahun ini. "Kualitas mereka tetap terjaga,” katanya.

Kepada peserta InMA, ia berpesan agar lebih banyak melibatkan internal karyawan dalam memproduksi majalah internal perusahaan.

Sementara Asmono Wikan, juri InMA dan ISPRIMA, memberikan poin plus khusus bagi peserta ISPRIMA asal Sumatera. Alasannya, mereka berani mengeksplorasi dan mempertaruhkan gagasan yang autentik, kreatif, dan segar. “Saya yakin tidak murah bagi mereka untuk dapat mengeksekusi gagasan tersebut,” katanya




Berita Lainnya