1 Safar 1442 H / Sabtu, 19 September 2020
Perayaan Valentine Datang, Baca Sejarahnya di Sini
etalase | Jumat, 14 Februari 2020
Editor : wisly | Penulis : vivanews

JAKARTA – Hari Valentine diperingati setiap 14 Februari setiap tahunnya. Semua orang di seluruh dunia turut merayakannya, tak terkecuali di Indonesia. Hari yang diindentikkan dengan kasih sayang ini, membuat banyak pasangan berlomba-lomba untuk menunjukkan kasih sayang kepada pasangannya dengan memberikan kado, menjalani makan malam yang romantis, atau yang lainnya.

Namun, setiap tahun merayakan Valentine, apakah kamu mengerti apa itu Valentine dan bagaimana sejarahnya? Ya, dilansir dari BBC, Jumat 14 Februari 2020, di luar negeri Valentine's Day disebut juga dengan St Valentine's Day.

Ini adalah hari ketika orang-orang menunjukkan kasih sayang mereka kepada orang lain dengan mengirim kartu, bunga, atau cokelat dengan pesan cinta.

Nama Valentine didapat dari nama seorang imam terkenal dari Roma pada abad ketiga Masehi, bernama Santo Valentine. Cerita ini berawal saat Kaisar Claudius II melarang pernikahan karena ia berpikir, pria yang menikah adalah prajurit yang jahat.

Valentine merasa ini tidak adil, dia melanggar aturan ini dan mengatur pernikahan secara diam-diam. Saat Claudius tahu, Valentine dijebloskan ke penjara dan dijatuhi hukuman mati. Valentine kemudian jatuh jatuh cinta dengan putri sipir penjara. Ketika ia dibawa untuk menjalani hukuman mati tepat pada 14 Februari, ia mengirimkan surat cinta untuk wanita pujaannya bertanda 'from your Valentine.'
       
Kapan hari Valentine pertama diperingati?
Hari Valentine pertama diperingati pada tahun 496. Peringatan hari Valentine menjadi salah satu tradisi yang sudah sangat tua, yang diduga berasal dari festival di Romawi. Bangsa Romawi memiliki festival yang disebut Lupercalia pada pertengahan Februari, yang menandakan awal musim semi mereka.

Sebagai bagian dari perayaan, anak laki-laki akan mengambil nama anak perempuan dari sebuah kotak. Nama yang diambil, akan menjadi pasangan selama festival berlangsung dan terkadang ada yang sampai menikah.

Kemudian, pihak gereja bermaksud ingin mengubah nama festival ini menjadi perayaan Kristen dan menggunakannya untuk mengenang St Valentine. Secara perlahan, nama St Valentine mulai digunakan oleh orang-orang untuk mengekspresikan perasaan mereka kepada orang-orang yang mereka cintai.*

 




Artikel Terbaru
dunia, Jumat, 18 September 2020
Sebuah laporan statistik memperkirakan populasi Israel kini telah.

etalase, Jumat, 18 September 2020
Isu tentang pelabelan makanan yang menggunakan Palm Oil Free (POF).

etalase, Jumat, 18 September 2020
Telkomsel sebagai leading digital telco company berkomitmen untuk.

etalase, Jumat, 18 September 2020
Sesuai komitmen bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

sportainment, Jumat, 18 September 2020
Pelatih timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong, mengucapkan terima.

pekanbaru, Jumat, 18 September 2020
Jumlah pasien konfirmasi positif covid-19 terus bertambah di Kota.

dumai, Kamis, 17 September 2020
Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai kembali melaporkan penambahan kasus.

dunia, Kamis, 17 September 2020
Kasus virus corona global diperkirakan akan melewati angka 30 juta.

hukum, Kamis, 17 September 2020
Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar, dan Kepala Dinas Kesehatan.

sportainment, Kamis, 17 September 2020
FIFA baru saja merilis peringkat dunia terbaru hari ini, Kamis 17.

Otomotif