Rabu | 25 Maret 2020
Tionghoa Pekanbaru Serahkan Bantuan APD Cegah Covid-19
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama organisasi.


Rabu | 25 Maret 2020
Tradisi Ritual Cheng Beng di Selatpanjang Dibatalkan
Pelaksanaan tradisi ziarah kubur, atau dikenal dengan istilah Cheng Beng di.


Senin | 09 Maret 2020
PUB Bodhisattva Mahasthamaprapta Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan Rumah Bahagia
Menyambut Hari Besar Bodhisattva Mahasthamaprapta (Se Thian Putco ), Persamuan.

Rubrik : meranti
Bupati Irwan Terima SK Perhutanan Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti dari Presiden
Editor : wisly | Penulis: Ali
Jumat , 21 Februari 2020

SIAK - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan menerima Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial dari Presiden RI, Ir Joko Widodo di Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Jumat (21/2/2020). 

Dalam kegiatan penyerahan SK Perhutanan Provinsi Riau dengan total 73.670 hektar itu, Presiden Joko Widodo, didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya.

Turut hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Riau, Syamsuar.

Hak kelola hutan sosial yang diberikan tersebut mencakup lahan dan kepala keluarga yang tersebar di sejumlah kabupaten di Provinsi Riau, yakni di Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu Selatan, dan Kabupaten Siak. 

Seperti dijelaskan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Presiden Jokowi menyerahkan 41 SK Perhutanan Sosial yang ada di Riau dengan luas lahan 73.670 hektare dengan jumlah penerimanya sebanyak 20.890 kepala keluarga.

Adapun kehutanan tersebut, dijelaskan Siti Nurbaya, ada yang berupa hutan desa, hutan kemasyarakatan dan hutan adat.

Untuk Kabupaten kepulauan Meranti, jumlah SK Perhutanan Sosial yang diterima oleh Bupati Irwan termasuk yang terluas di Kabupaten di Riau yakni 10.695 Ha yang diperuntukan untuk 2.469 KK.

Secara rinci untuk Kabupaten lainnya sebagai berikut Kabupaten Bengkalis 583 hektare bagi 237 KK, Indragiri Hilir 7.664 hektare bagi 3.503 KK, Kampar 6.825 hektare bagi 1.536 KK serta hutan adat seluas 408 hektare, Kuantansingingi 4.731 hektare bagi 1.089 KK. ada juga dua SK Hutan Adat seluas 408 ha bagi 5.248 KK.

Lebih jauh disampaikan Siti Nurbaya, sejak program ini digulirkan tahun 2016 lalu, dilaporkan menteri Siti Nurbaya, sampai dengan bulan Februari tahun 2020, pemberian akses kelola kawasan hutan melalui perhutanan sosial mencapai luas 4,06 juta hektare bagi 6.464 kelompok dan masyarakat sebanyak 821.371 Kepala Keluarga (KK).

Sedangkan untuk pengakuan dan penetapan hutan adat seluas 35.150 hektare yang tersebar dalam 65 masyarakat kaum adat, dengan 36.438 KK, serta persiapan indikatif hutan adat yang siap disampaikan seluas 915 ribu hektare di 22 provinsi dan 48 kabupaten.

Menyikapi hal itu, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden RI Joko Widodo. Sesuai dengan intruksi yang disampaikan Presiden, Bupati Kepulauan Meranti akan menindaklanjuti pengelolaan hutan ini untuk hal yang bersifat produktif dan memberikan manfaat terhadap kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, akan terus menjaga kelestarian ekosistem hutan melalui penanaman pohon untuk menjaga kestabilan tanah dan mencegah rusaknya ekosistem dan senantiasa ramah lingkungan. *A




Berita Lainnya